Bupati Masih Ajukan Dana RSBI

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Padahal Telah Dihapus

TEMANGGUNG—Kendati telah dihapus melalui Mahkamah Kons­titusi, namun Bupati Temang­gung tetap mengajukan anggaran khusus untuk Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Pengajuan tersebut dipertanyakan sejumlah fraksi dalam rapat Badan Anggaran Senin (25/3) kemarin, lantaran status RSBI yang sudah disamakan dengan sekolah regular tidak bisa diistimewakan kembali.

Permintaan tersebut diajukan Bupati Temanggung dalam permohonan Penetapan APBD Men­dahului Perubahan. Tercatat, bupati meminta dua item atas nama RSBI, yakni pengadaan alat IPA dan proyek penjaminan mutu RSBI. Agus Muslikhin, juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menilai, kebijakan permohonan tersebut tidak berdasar. “Karena status RSBI telah dihapus melalui keputusan Mahkamah Konstitusi,” katanya.

Ia menilai, program tersebut justru tetap berpotensi akan menjadi bentuk pengistimewaan eks-RSBI yang kini sudah menjadi sekolah regular. Pengadaan program untuk sekolah eks-RSBI artinya mendiskreditkan sekolah non-RSBI. “Tidak boleh ada pengistimewaan. Semua sekolah regular dan kebijakannya harus sama,” papar pria yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Temanggung ini.

Penolakan juga dilakukan Fraksi Partai Golkar yang menilai kebijakan tersebut tidak popular. Sebab, keberadaan RSBI yang sudah dihapuskan tidak boleh disebutkan dalam kebijakan daerah. “Secara hukum, nama RSBI kan sudah dihapus, jadi apabila dimasukkan dalam produk hukum kebijakan daerah tidak boleh. Mohon penjelasannya,” kata Slamet Raharjo, Sekretaris FPG.

Ia memaparkan, untuk anggaran penjaminan mutu RSBI, Bupati Temanggung mengajukan anggaran Rp 139 juta, sedangkan pengadaan alat laboratorium IPA untuk RSBI, nominal yang diajukan adalah Rp 100 juta. Kedua permintaan tersebut tengah digodok Badan Anggaran sebelum disahkan menjadi kebijakan daerah.

Bupati Temanggung, Hasyim Afandi, menjelaskan, permintaan tersebut diajukan lantaran sejauh ini belum ada peraturan lebih lanjut tentang status hukum RSBI setelah penghapusan oleh MK. “Kami masih menunggu peraturan resmi, selama belum ada peraturan resmi, kami masih berhak untuk mengajukan dalam rangka menyelaraskan dengan program Pemerintah Pusat,” paparnya. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -