Anggota Linmas Dapat Tali Asih

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO—Sedikitnya 75 anggota Perlindungan Masya­ra­kat (Linmas) Kabupaten Wo­nosobo mendapat bantuan berupa tali asih dan uang duka dari Pemerintah Kabupaten Wo­nosobo melalui Kantor Kes­bangpolinmas. Anggota Linmas yang mendapat tali asih karena telah memberi kontribusi selama 20 tahun bekerja sebagai Linmas.
Penyerahan bantuan tali asih dan uang duka, diberikan pada Sabtu (30/11) di aula pertemuan Kelurahan Kalianget. Para anggota Linmas yang menerima santunan itu, adalah mereka yang memenuhi kriteria seperti yang telah ditentukan.
Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Wonosobo, Hadi Soesilo, menyampaikan anggota Linmas yang mendapat tali asih sebanyak tujuh puluh lima orang, sedangkan yang mendapat uang duka sebanyak dua puluh orang, yang diserahkan melalui ahli waris anggota Linmas yang bersangkutan. “Besaran uang tali asih yang diberikan adalah 350 ribu rupiah per orang, sementara uang duka sebesar 500 ribu rupiah,” katanya.
Ia menjelaskan, kriteria anggota Linmas yang menerima tali asih adalah mereka dengan masa pengabdian di atas 20 tahun dan yang bersangkutan saat ini masih aktif sebagai anggota Linmas. Pihaknya berharap, pemberian tali asih maupun uang duka tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya.
“Saat ini tercatat jumlah anggota Linmas aktif di Wonosobo sebanyak 7625 orang, beberapa diantaranya ada yang berusia di atas 60 tahun,”katanya.
Soesilo mengatakan, ke depan pihaknya akan mengusulkan kenaikan besaran dana tali asih. Untuk itu, pihaknya berharap semua pemangku kebijakan di pemerintahan Kabupaten Wonosobo ikut mendukung dan bisa merealisasikannya.
Sementara itu, Asisten Pe­me­rintah Setda Wonosobo, Aziz Wijaya, menyampaikan, keber­adaan satuan Linmas dari waktu ke waktu selalu dibutuhkan baik dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana, bela negara, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.
Eksistensi satuan Linmas di daerah, kata Aziz, pada masa-masa mendatang dipandang sangat strategis, terutama pada penugasan pelaksanaan pemilukada, sehingga mereka diminta tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif secara berlebihan dan terpenting terus berkarya menunjang program pemerintah. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -