27 Gereja Dijaga Polisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO—Memasuki perayaan Natal dan tahun baru, Polres Wonosobo menerjunkan 390 personel untuk sistem pengamanan dalam Operasi Lilin Candi 2013. Jadwal operasi ini berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak kemarin (23/12) hingga 1 Januari 2014 mendatang.
Operasi Lilin Candi 2013 ditandai dengan apel di Alun-Alun Wonosobo kemarin (23/12) dipimpin oleh Bupati Wonosobo Kholiq Arif melibatkan semua elemen pengamanan dari Polri, TNI, Satpol PP, tim SAR serta sejumlah elemen lain.
Menurut Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto dalam Operasi Lilin Candi tahun ini, sedikitnya 390 personel Polres Wonosobo diterjunkan. Operasi ini bertujuan, untuk menjamin keamanan dan ketentraman seluruh masyarakat Wonosobo yang merayakan Natal 2013 dan tahun baru 2014.
Agus menjelaskan, ratusan personel itu, akan ditugaskan pada pengamanan objek vital. Seperti pengamanan gereja sebanyak 27 lokasi, terminal 2 lokasi, objek wisata 7 lokasi, pusat perbelanjaan 3 lokasi dan objek ganti tahun 1 lokasi. Selain itu, juga telah didirkan 4 pos pengamanan dalam mengatur kelancaran lalu lintas. “Pos pengamanan berada di pertigaan Kertek, Terminal Mendolo, Taman Plasa Wonosobo serta Terminal Sawangan,” jelasnya.
Agus membeberkan, sasaran operasi ini meliputi mencegah timbulnya ancaman yang diperkirakan bisa muncul pada perayaan Natal 2013 dan tahun baru 2014 yaitu, seperti ancaman terorisme, gangguan fisik terhadap umat nasrani yang sedang melaksanakan ibadah, perkelahian massal yang dapat meluas ke anarkisme dan SARA. “Untuk menjamin keselematan kesehatan, kami juga lakukan pengawasan penjualan makanan yang sudah kedaluwarsa,” paparnya.
Sementara itu, Bupati Kholiq Arif pada saat memimpin apel mengatakan, gelar pasukan ini, merupakan kesiapan dan kesadaran dari semua unsur pelaksana operasional untuk menyelaraskan pemikiran, komitmen, upaya serta semangat guna memberikan jaminan rasa aman, nyaman sekaligus lancar bagi seluruh tahapan kegiatan Natal 2013 dan tahun baru 2014.
Menurut Kholiq, Polri sebagai institusi yang dipercaya menyelenggarakan kondisi tersebut, dituntut mampu melakukan manajemen keamanan secara sistematik, terpadu dan komprehensif dengan melibatkan seluruh stakeholder lainnya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -