Penghujan, Harga Ikan Melambung

394

MUNGKID—Memasuki musim hujan, sejumlah pedagang menaikkan harga ikan konsumsi maupun bibit. Selain karena mulai berrkurangnya produksi, permintaan juga makin tinggi.
Kenaikan rata-rata mencapai Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per kg. Selain akibat permintaan tinggi, kenaikan harga ikan juga disebabkan persediaan di tingkat pembudidaya juga minim.”
Ini sudah menjadi kebiasaan saat penghujan dan hari raya. Kenaikan harga ikan akan selalu terjadi. Dan ini umum terjadi di semua daerah. Ini bagus untuk para pembudidaya ikan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Peterikan) Kabupaten Magelang Ir H Tri Agung Sucahyo, kemarin.
Kenaikan harga ini, kata Agung, terjadi sejak awal Desember kemarin. ”Untuk ikan konsumsi, bahkan sudah terjadi sejak pertengahan November lalu. Kenaikan hampir terjadi disemua jenis ikan. Baik nila merah, hitam, tawes, bawal, gurami maupun lele. Selain akibat musim penghujan dan hari raya, kenaikan harga ini juga akibat kenaikan pakan dan biaya operasional,” terangnya.
Sementara Sultoni, pembudidaya ikan warga Muntilan membenarkan kenaikan tersebut. ”Kenaikan harga ini, sudah terjadi sejak sebulan. Rata-rata kenaikan mencapai Rp 2.000 hingga Rp 5.000,” imbuhnya.
Dari pantauan koran ini, harga ikan konsumsi untuk jenis tawes, bawal dan nila merah serta hitam dari Rp 16 ribu menjadi Rp 20 ribu. Untuk ikan lele, naik menjadi Rp 18 ribu dari Rp 15 ribu. Hal yang sama juga terjadi pada benih ikan. Rata-rata mengalami kenaikan dari Rp 25 hingga Rp 75 per ekor untuk ukuran 3-5 cm. (vie/lis)