Gerobak Dilarang Dijual

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KUDUS—Sejumlah 800 gerobak bagi pedagang kaki lima yang berjualan di lingkungan Kota Kretek telah disiapkan kemarin. Rencana, hari ini gerobak tersebut bakal diserahkan langsung Bupati Kudus Musthofa kepada para pelaku PKL sekolah.
Syarat pengambilan para PKL harus bersedia menandatangani kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut di antaranya gerobak maupun sarana serta prasarana bantuan tersebut tidak boleh dijual atau dipindahtangankan. Sebab status kepemilikannya merupakan milik paguyuban.
Keberadaan PKL yang terkesan kumuh dan terabaikan mendorong Pemkab Kudus memerhatikan lebih serius. “Hal ini dimaksudkan agar kondisi PKL di Kabupaten ini lebih tertata,” ujar Musthofa kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.
Musthofa mengatakan, acara penyerahan gerobak ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemkab Kudus. Selain itu, Pemkab Kudus juga akan membagikan gerobak untuk para PKL yang berjualan di Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, PKL gang satu, serta sarana dan prasarana untuk PKL di depan GOR serta di depan Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK).
Secara terperinci PKL Kaliputu sebanyak 70 buah, gang satu sebanyak 45 buah, serta bantuan sarana dan sarana prasarana depan GOR Wergu Kudus sebanyak 20 kapling, dan PKL JHK sebanyak 10 kapling.
“Pengadaan gerobak PKL dan sarana serta prasarana pedagang memakan anggara sebesar Rp 1,54 miliar,” jelasnya.
Sedangkan Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, sebelum para PKL mengambil gerobak maupun sarana dan prasarana, harus bersedia menandatangani kesepakatan bersama. (him/zen/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -