Agar Mampu Mandiri Membuka Usaha Sendiri

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Bina Anak Putus Sekolah dengan Pembekalan Keterampilan

Hingga akhir 2013 lalu, Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo mencatat jum­lah anak putus sekolah (APS) masih berada di ang­ka 472 anak. Untuk itu, Pemkab berupaya mem­berikan bekal keterampilan dengan kursus agar mereka berwirausaha.

Jumlah anak putus sekolah sebanyak 472 tersebut terdiri dari 261 laki-laki dan 211 perempuan, dengan rata-rata jenjang pendidikan terakhir adalah sekolah menengah pertama (SMP).
“Sebagai upaya memberikan bekal kepada anak-anak tersebut, kami buka pendaftaran kursus, agar mereka mempunyai keterampilan menjadi wirausaha,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo kemarin (7/1) saat melepas 77 anak putus sekolah untuk pelatihan keterampilan.
Agus mengatakan, usia di kisaran jenjang pendidikan SMP, merupakan usia rawan, yang apabila tidak diarahkan, sangat potensial menjadi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Karena itulah, Dinsos berupaya membina APS agar bersedia mengikuti pelatihan keterampilan gratis.
“Dengan memiliki bekal berupa keterampilan teknik perbengkelan, tata boga, maupun tata busana, kami yakin akan mampu mandiri dan sukses menjalani kehidupan tanpa bergantung kepada orang lain,” ujarnya.
Agus mengatakan, pihaknya awal tahun ini mengirim 77 pelajar tak mampu dan anak putus sekolah ke Balai Rehabsos Taruna Yudha Sukoharjo dan Barehsos Kartini Tawangmangu.
“Kami membuka pendaftaran bagi para APS untuk pelatihan setiap hari kerja,” katanya.
Para peminat, menurut Agus, bisa datang langsung ke Dinsos atau melalui tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) setempat, dan mengisi formulir pendaftaran sesuai minat pelatihan yang ingin diikuti.
Agus mencontohkan beberapa alumni Barehsos telah sukses dan mampu mandiri. Salah satu alumni pelatihan teknik perbengkelan asal Sapuran, bahkan telah memiliki bengkel sepeda motor di Purbalingga.
“Demikian pula dengan alumni pelatihan tata busana, yang banyak diserap perusahaan garmen, atau justru mandiri dengan membuka usaha jahit,” ungkapnya.
Ditambahkan dia, selain APS, pelatihan keterampilan di Balai Rehabsos jejaring Dinsos juga terbuka bagi para pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK), khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu. Agus menyebut tiga SMK, meliputi SMK Karya Bhakti Praja, SMK Taruna Negara, dan SMK Taruna telah beberapa kali mengirim siswa tak mampu ke Barehsos.
“Dengan mengikuti pelatihan, para siswa akan mendapat pengalaman dan ilmu praktis yang sangat berguna untuk menunjang pendidikan mereka,”katanya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -