Cakades Kena Pungutan Rp 2 Juta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Calon kepala desa Gondowangi Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang mengadukan panitia pemilihan kepala desa ke Pemkab Magelang. Penyebabnya mereka ditarik iuran Rp 2 juta untuk pelaksanan pilkades yang seharusnya sudah dibiayai negara.
”Kami ditarik iuran yang katanya untuk nombok kekurangan biaya pelaksanaan pilkades. Kami terpaksa membayarnya karena tidak punya pilihan,” kata Harjun Puguh Setiyawan salah satu cakades usai melapor di Pemkab dan DPRD, kemarin.
Dia bersama Sri Haryuni, calon kades lainnya. Menurutnya, pungutan itu terrmasuk liar karena tidak ada dasar hukumnya.
Harjun mengatakan panitia beralasan biaya pilkades sekitar Rp 45 juta. Karena baru tersedia anggaran sebesar Rp 22,5 juta maka kekurangannya dibebankan ke cakades.
”Kami awalnya diminta membayar Rp 22,5 juta. Setelah negosiasi akhirnya masing-masing cakades membayar Rp 2 juta,” kata dia.
Cakades Sri Haryuni menjelaskan pihaknya telah melaporkan kasus ini ke bupati Magelang melalui Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Magelang Ary Widhi Nugroho.
Dia berharap bupati akan membatalkan hasil pilkades Gondowangi dan kemudian menggelar pilkades ulang.
”Kami menerima kekalahan jika yang menang bukan cakades yang curang. Jika dia (Bambang Setiaji) tetap dilantik kami tidak terima dan akan menuntut,” tegas Sri. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -