Buka Sambungan Murah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO—Upaya PDAM Wo­­­nosobo un­tuk meniNgkatkan pela­yanan kebutuhan air bersih, terus dilakukan. Tahun ini, kembali membuka pendaftaran buka sambungan baru untuk rumah tangga pendapatan rendah (RTPR). Biaya pendaftaran senilai Rp 600 ribu, dengan peluang sambungan baru mencapai 3.700 sambungan.
“Seperti tahun sebelumnya, program ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air minum bagi rumah tangga pendapatan rendah,”kata Direktur PDAM Wonosobo, Retnoningsih, kemarin (8/1).
Dijelaskan, untuk program pemenuhan air minum ini, bekerja sama dengan Usaid. Sasaran program ini rumah tangga pendapatan rendah, di semua wilayah di Wonosobo. Bedanya dengan pendaftaran reguler, untuk pendaftaran ini cukup ringan. Kalau pendafataran umum sambungan baru senilai Rp 2 juta, untuk program ini hanya Rp 600 ribu.
“Pendaftaran sudah mulai di­buka, dan bisa dilakukan di semua cabang PDAM,” katanya.
Retnoningsih mengatakan, untuk program ini, PDAM sudah mendapatkan penyertaan modal dari APBD Wonosobo senilai Rp 5 miliar. Dari jumlah ini, bisa memenuhi 2000 pendaftar. Namun pihaknya menargetkan mampu memenuhi 3.700 pelanggan baru.
“Jadi dana penyertaan modal dari APBD ini, istilahnya sebagai dana talangan saja. Karena sete­lah semua terbayar dari Usaid, dana akan dikembalikan ke APBD,” tuturnya.
Dikatakan, dengan penambahan sambungan baru ini, pihaknya memastikan pasokan air tetap cukup. Saat ini PDAM Wonosobo memiliki 26 sumber mata air di terbagi di semua Wilayah Wonosobo. Tiga kecamatan yang menjadi konsentrasi program ini, yakni Kecamatan Watumalang, Leksono dan Sukoharjo.
“Persediaan air cukup. Untuk tiga kecamatan ini, sebagai kecamatan pengembangan, karena jumlah pelanggan belum begitu banyak di tiga lokasi ini,” paparnya.
Retno menambahkan, melalui program ini diharapkan akan mampu membantu masyarakat yang selama ini masih kesusahan mendapatkan air minum atau air bersih, bisa tercukupi.
“Program ini dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih bagi keluarga berpendapatan rendah, jadi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pendaftar,” tandasnya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -