Penerimaan Dinilai Tak Transparan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Penerimaan pegawai Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Temanggung oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi dan UMKM setempat dinilai tidak transparan. Para pendafar seleksi mengaku kecewa dengan proses tersebut.
“Kami sudah mengajukan protes ke Dis­per­indagkop dan UMKM, tetapi tidak mendapatkan tanggapan positif. Menurut kami proses seleksi ini tidak transparan,” kata Andriyono, warga Lingkungan Kepatihan Kelurahan Temanggung II Kecamatan Temanggung.
Ia bersama sejumlah pendaftar lainnya telah melakukan pengaduan, namun, pengaduan yang disampaikan ternyata tidak dilakukan tindak lanjut sehingga terjadi ketidakjelasan atas proses rekruitmen tersebut.
Dwi Untoro Oktariswan, warga Desa Kauman Kecamatan Candiroto mengatakan, sebagai pen­daftar, ia telah memulai tahapan-tahapan proses dan mengikuti seleksi BPSK yang dimulai 21 November 2013 lalu. Pada seleksi tersebut diikuti oleh empat orang. “Ada tes psikologis, tes akademis dan sebagainya. Selesai seleksi pada tanggal 25 November 2013,” katanya.
Ia mengatakan, pada 3 De­sember 2013 lalu, ia mengaku men­dapatkan pesan singkat me­lalui short message services (SMS) dari Disperindagkop dan UMKM. Isi pesan yang disampaikan adalah ucapan terima kasih atas partisipasi dalam seleksi BPSK. “Terima kasih atas partisipasinya dalam seleksi BPSK Kab. Temanggung, kami ucapkan terima kasih,” ujarnya menirukan bunyi SMS.
Mendapatkan ketidakpastian, ia bersama tiga pendaftar lainnya kemudian mendatangi Disperindagkop dan UMKM untuk mengklarifikasikan hal tersebut. “Kami sudah tanyakan dan tidak ada kejelasan,” tandasnya. (zah/lis)

Berita sebelumyaBuka Sambungan Murah
Berita berikutnyaKDRT Dominasi Kasus Kekerasan
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -