Sebelum Dilantik Kades Meninggal

919

MUNGKID—Rencana pelantikan 279 kepala desa di Kabupaten Magelang berkurang satu. Calon kades dari Banaran Kecamatan Grabag, Saefodin meninggal dunia akibat serangan jantung.
Saefodin yang memenangkan pilkades dengan selisih suara tipis seharusnya dilantik Bupati Magelang Singgih Sanyoto, Rabu (8/1) kemarin. ”Tiba-tiba Pak Saefodin terjatuh saat mengepel lantai. Ada kemungkinan beliau mengalami serangan jantung,” kata Mul Budi Santoso salah satu anggota DPRD dari dapil Grabag.
Menurut Budi Santoso sehari sebelum kejadian korban dalam kondisi sehat. Dia bahkan sempat bersilaturahmi ke kediaman bupati Magelang terpilih Zaenal Arifin SIP.
”Beliau meninggal sekitar pukul 09.00 WIB. Ini murni karena persoalan medis bukan sebab yang lain. Masyarakat harus tetap tenang dan jangan menduga-menduga. Kita harus menjaga suasana kondusif,” kata dia.
Kepala Bagian Tata Peme­rin­tahan Pemkab Magelang Arry Widhi Nugroho mengungkapkan SK pelantikan almarhum sebe­narnya sudah ditandatangani bupati dan harusnya ikut dilantik Rabu (8/1) kemarin. Dengan me­ninggalnya Saefodin maka kades yang dilantik berkurang satu menjadi 278.
Atas masalah ini, Arry Widhi menjelaskan akan digelar pilkades lagi. Adapun posisi kades akan dijabat oleh pejabat sementara (pj) sampai terpilih kades baru. Untuk saat ini waktu pelaksanaan pilkades belum ditentukan. ”Kita gelar pilkades baru dengan tahapan-tahapan dari awal,” kata dia.
Arry Widhi menambahkan pilkades ulang juga akan digelar di Desa Salaman, Kecamatan Salaman dan Desa Wonogiri, Kecamatan Kajoran. Kedua desa tersebut gagal memilih kepala desa baru dalam dua kali pilkades. (vie/lis)