Sebelum Dilantik Kades Meninggal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Rencana pelantikan 279 kepala desa di Kabupaten Magelang berkurang satu. Calon kades dari Banaran Kecamatan Grabag, Saefodin meninggal dunia akibat serangan jantung.
Saefodin yang memenangkan pilkades dengan selisih suara tipis seharusnya dilantik Bupati Magelang Singgih Sanyoto, Rabu (8/1) kemarin. ”Tiba-tiba Pak Saefodin terjatuh saat mengepel lantai. Ada kemungkinan beliau mengalami serangan jantung,” kata Mul Budi Santoso salah satu anggota DPRD dari dapil Grabag.
Menurut Budi Santoso sehari sebelum kejadian korban dalam kondisi sehat. Dia bahkan sempat bersilaturahmi ke kediaman bupati Magelang terpilih Zaenal Arifin SIP.
”Beliau meninggal sekitar pukul 09.00 WIB. Ini murni karena persoalan medis bukan sebab yang lain. Masyarakat harus tetap tenang dan jangan menduga-menduga. Kita harus menjaga suasana kondusif,” kata dia.
Kepala Bagian Tata Peme­rin­tahan Pemkab Magelang Arry Widhi Nugroho mengungkapkan SK pelantikan almarhum sebe­narnya sudah ditandatangani bupati dan harusnya ikut dilantik Rabu (8/1) kemarin. Dengan me­ninggalnya Saefodin maka kades yang dilantik berkurang satu menjadi 278.
Atas masalah ini, Arry Widhi menjelaskan akan digelar pilkades lagi. Adapun posisi kades akan dijabat oleh pejabat sementara (pj) sampai terpilih kades baru. Untuk saat ini waktu pelaksanaan pilkades belum ditentukan. ”Kita gelar pilkades baru dengan tahapan-tahapan dari awal,” kata dia.
Arry Widhi menambahkan pilkades ulang juga akan digelar di Desa Salaman, Kecamatan Salaman dan Desa Wonogiri, Kecamatan Kajoran. Kedua desa tersebut gagal memilih kepala desa baru dalam dua kali pilkades. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -