Pengurus Diseleksi Ketat, Berasal dari Siswa SMP SMA

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Wonosobo mendirikan Forum Anak Kreatif Wonosobo (Forkos). Ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran anak dalam memahami hak-haknya. Kemarin diadakan seleksi kepengurusan Forkos.

Untuk menjadi pengurus Forkos tidak mudah, karena harus mengikuti serangkaian ujian. “Kepengurusan Forkos sebelumnya, sudah selesai, oleh karena itu reorganisasi kepengurusan baru sangat dibutuhkan. Itu merupakan penyegaran dan ketentuan dalam dalam berorganisasi,” kata Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Wonosobo, Siti Nurjanah di sela seleksi pengurus Forkos, kemarin (10/1).
Nurjanah menambahkan, seleksi kepengurusan Forkos ini, untuk periode 2014-2016. Dengan diadakannya seleksi, diharapkan bisa mencetak dan menciptakan kader yang kreatif dan handal, dalam bekerja demi kemajuan Kabupaten Wonosobo, sehingga dapat mewujudkan kabupaten layak anak.
“Pemerintah tidak bisa berbuat sendiri tanpa bantuan dan kerja sama semua unsur masyarakat termasuk Forkos dalam mewujudkan kota layak anak,”katanya.
Nurjanah mengatakan, kepengurusan Forkos 2014-2016 ini, merupakan kepengurusan periode ke-3. Seleksi kepengurusan forkos periode 2014-2016 ini dibagi dalam 2 tahap. Tahap pertama tes tertulis yang dilaksanakan pada Selasa (7/1) dan tahap kedua diambil 40 untuk tes wawancara yang dilaksanakan pada Jumat (10/1). Untuk selanjutnya diambil 20 anak untuk menjadi pengurus Forkos.
“Seleksi ini diikuti oleh 92 peserta dari SMP hingga SMA di Kabupaten Wonosobo. Untuk tiap sekolah mengirimkan 4 anak, 2 laki-laki dan 2 perempuan,” ujarnya.
Ditambahkan dia, untuk materi tes tertulis terdiri dari 30 soal psikotes, 15 soal tes seputar anak termasuk pemahaman mengenai hak anak. Kemudian 10 soal tes pengetahuan umum dan 5 soal problem solving test.
“Adanya seleksi ini, kami harapkan akan menghasilkan kepengurusan yang bisa meneruskan apa yang telah dilakukan pengurus ter­dahulu, dan akan lebih baik, de­mi kemajuan anak,” harapnya. (ali/lis)

Berita sebelumyaDua Karaoke Tak Miliki Izin
Berita berikutnyaSusilo Menolak Mundur
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -