Tiru Cara Pemimpin dari Tiongkok

322

KALIGAWE—Dalam filosofi kepemimpinan, ada dua cara yang bisa diterapkan. Yaitu meniru cara kepemimpinan Tiongkok atau cara kepemimpinan Ken Arok. Semua mempunyai konsekuensi masing-masing. Kaitannya dengan pemimpin Indonesia, diharapkan mereka mampu meniru kepemimpinan Tiongkok.
Hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang Prof Laode M Kamaluddin usai acara peluncuran buku Hebat; Kuliah Kehidupan Profesor Laode yang Hebat dan Menghebatkan karya A Mujib El-Shirazy yang digelar di Aula Fakultas Kedokteran Unissula Undip. Ungkapan tersebut muncul sebagai respons atas segera berakhirnya kepemimpinan Laode menjadi Rektor Unissula periode 2009-2013 dan Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) periode 2013.
Laode menjelaskan, kepemimpinan Tiongkok sangat bagus karena mereka terus melanjutkan kepemimpinan sebelumnya dalam membangun tembok besar Tiongkok. Sehingga bangunan tersebut menjadi karya yang hebat dan terkenal di seluruh dunia. “Berbeda dengan pola kepemimpinan Ken Arok, ia selalu membabat apa yang ada kemudian dibangun lagi. Akibatnya, hasil yang didapatkan tidak bertahan lama dan hanya menjadi dongeng belaka,” bebernya.
Oleh karena itu, Laode menegaskan sudah saatnya para pemimpin Indonesia berkaca kepada Tiongkok. Yaitu melakukan pembangunan yang tidak hanya berkelanjutan tetapi ada jejaknya yang nyata. “Kaitannya dengan Unissula, kampus ini menjadi kampus yang dinamis, penuh suka cita dan penuh impian,” imbuhnya. (fai/ton)