Trailer Seruduk Bus Mogok

359

Seorang Tewas, Satu Lainnya Luka Ringan

BOYOLALI—Sebuah truk trai­ler menyeruduk bus yang te­­ngah mogok di Jalan Solo-Se­­marang. Tepatnya di Dusun Po­­mah, Kelurahan/Kecamatan Mo­josongo, kemarin dini hari (11/1). Akibat kejadian itu, seo­rang tewas dan seorang lagi mengalami luka ringan. Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 22.30 itu, sempat membuat lalu lintas jalur antarprovinsi tersebut tersendat.
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Solo, benturan keras dua kendaraan berat ini sempat membuat kaget warga di sekitar lokasi kejadian. Warga berhasil mengevakuasi dua penumpang yang mengalami luka akibat kecelakaan ini.
Dua korban langsung dilarikan ke RS Hidayah, Mojosongo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, lantaran luka yang terlalu parah, Kaselan, 48, warga Dusun Kraton, Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jatim, tewas di rumah sakit. Sementara, satu korban lainnya, Zulfikar Ulya, 35, warga Bogor, Jabar, hanya mengalami luka ringan.
Kanitlaka Aiptu S Widodo mewakili Kasatlantas Polres Boyolali AKP Alil Rinenggo dan Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto mengatakan, kecelakaan ini bermula saat bus PO Teguh Jaya bernopol AD 1651 BF, tengah mogok di lokasi kejadian. Bus yang disopiri Dimas Hera Sagita, 25, warga Suko Mulyo, Kadipiro, Banjarsari, Solo, itu melaju dari arah Solo menuju Boyolali (timur ke barat).
Bus antarkota antarprovinsi (AKAP) itu berhenti di badan jalan sisi selatan. Lantaran bus berhenti, sejumlah penumpang turun. Namun saat diperbaiki, tiba-tiba truk trailer yang juga melaju dari arah timur menabrak bus yang mogok tersebut. Truk trailer bernopol B 9350 JT yang dikemudikan Jasmadi, 36, warga Penggung, Boyolali, itu menabrak bus bagian belakang samping kanan.
Kencangnya laju truk trailer, membuat bus terdorong maju. Namun nahas, bagi Kaselan dan Zulfikar yang saat itu berada di samping bus, tertabrak bus yang melaju tak terkendali akibat disundul truk trailer itu. Kejadian itu pun membuat kaget penumpang bus lainnya dan warga sekitar.
Mereka langsung menolong korban yang mengalami luka-luka untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun sayang, akibat luka parah yang dialaminya, nyawa Kaselan tak terolong. Petugas dari Satlantas Polres Boyolali langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengatur arus lalulintas.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas jalan Solo-Semarang di lokasi kejadian sempat tersendat. Menurut Kanitlaka, dari hasil penyelidikan dan olah TKP, sementara kejadian itu akibat kurang hati-hatinya sopir bus yang mogok dan berhenti di badan jalan. ”Kru bus tidak memasang rambu-rambu segi tiga pengaman. Namun penyebab pastinya, masih dalam penyelidikan petugas. Kami masih memintai keterangan saksi-saksi, sopir bus dan truk juga kami amankan,” tandasnya. (wo/un/ida)