Sekolah Swasta Kekurangan Murid

432

MAGELANG­—Sejumlah sekolah swasta di Kota Magelang kekurangan murid. Meski demikiaan, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menginstruksikan untuk tetap membearikan pelayanan terbaik kepada para peserta didik.
Seperti di Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen Indonesia di Jalan Beringin Magelang. Sekolah itu hanya memiliki 52 siswa. Siswa asal Kota Magelang pun hanya satu orang.
Kepala SMA Kristen Indonesia, Agnes Wiwin mengatakan kebanyakan dari luar kota, cuma satu kalau dari kota. ”Karena memang sekolah ini didesain sekolah berasrama,” kata dia.
Di sekolah yang berdiri pada tahun 1981 ini, lanjutnya, memiliki kapasitas setidaknya 90 siswa. Selain penekanan materi pembelajaran kurikulum, pihak guru juga memberikan pendalaman mental dan spiritual di luar jam belajar.
”Sampai malam pun para siswa sudah terjadwal. Namun, kalau dibilang sama dengan sekolah militer, di sini sangat berbeda. Cenderungnya, penekanan spiritual dan mental saja kalau yang di luar jam sekolah,” tutur Wiwin.
Wali Kota Sigit Widyonindito menuturkan, pantauan ke sekolah swasta kali ini, karena pihaknya sama sekali tidak melakukan pembedaan terhadap sekolah negeri yang ada di wilayahnya. ”Cukup bangga ya, karena di sekolah ini sudah ada asramanya. Termasuk jadi bagian di Kota Magelang juga,” tuturnya.
Dari kacamata dia, pelayanan yang ada di sekolah tersebut dirasa sudah cukup baik. Bahkan, saat sidak digelar tak satupun, papar dia, ada guru yang terlambat datang.
”Meskipun jumlah siswanya sedikit tapi bukan berarti para guru ini patah semangat. Bangga, tidak ada guru yang terlambat. Harus, ini dijadikan cerminan yang baik,” ungkapnya. (vie/lis)