Tergugat Mangkir, Sidang Pilkades Batal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Sidang perdana perkara perdata perselisihan hasil perhitungan suara pemilhan kades Jogomulyo, Kecamatan Tempuran di Pengadilan Negeri (PN) Mungkid batal digelar. Pihak tergugat menolak hadir.
Sidang perkara ini dimulai atas laporan Nurfaizah, salah satu calon kades yang gagal. Sebagai tergugat Zaenal Arifin sebagai peraih suara terbanyak, Zaenal SPd, selaku ketua pemilihan kepala Desa Jogomulyo, ditambah Marjuki (wakil ketua panitia pemilihan) dan Sulam Munawar (sekretaris panitia pemilihan).
Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Nuruli Mahdilis, dan hakim anggota Imron Rosyadi dan Dian Nur Pratiwi itu sedianya mengagendakan pembacaan dakwaan.
”Karena pihak tergugat tidak datang, sidang tunda satu minggu ke depan dan pihak tergugat akan kita coba hadirkan kembali,” kata ketua majelis hakim Nuruli Mahdilis.
Kuasa hukum penggugat, Tri Sulistiyono SH sempat menyayangkan ketidakhadiran para tergugat. Mestinya para tergugat hadir di persidangan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
Meskipun, kata Sulistyono ketidakhadiran para tergugat adalah hak setiap warga negara. “Harapannya kita tetap bisa hadir. Kehadiran ini untuk mediasi masalah yang ada dan ada kejelasan. Meski demikian, walaupun tidak hadir itu merupakan hak mereka,” kata dia.
Dia menjelaskan, klienya Hj Nurfaizah melakukan gugatan dengan dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Mungkid yang dilakukan panitia dan cakades peraih suara terbanyak, Zaenal Arifin. PMH yang dilaporkan terkait dugaan penggelembungan suara dengan merekayasa kehadiran orang-orang yang notabene sedang boro atau tidak berada di rumah.
“Kami mempunyai puluhan bukti nama orang-orang yang saat pemungutan suara tidak berada di desa alias boro. Tetapi kok bisa namanya di daftar pencoblos di TPS. Ini kan jelas perbuatan melawan hukum. Karena ada rekayasa suara,” katanya.
Dijelaskan oleh Sulistiyono pihaknya sudah melakukan protes kepada panitia soal hal tersebut saat pemilihan. Bahkan Nurfaizah tidak mau menandatangani berita acara perhitungan (BAP) suara karena adanya dugaan penyimpangan tersebut. “Adanya rekayasa dan penyimpangan tersebut menguntungkan pihak Zaenal Arifin dan merugikan klien kami,” tuturnya.
Sulis menunjukkan beberapa bukti nama-nama yang menggunakan hak pilih tetapi secara faktual orang tersebut berada di luar kota. Bahkan banyak pula yang sedang bekerja di luar Pulau Jawa, bahkan luar negeri. Sehingga hal tersebut dianggap melanggar pasal 2 (4) SK Bupati Magelang Nomor 188.4/99/KEP/32/1998 tentang Tata Tertib Penyelengaraan Pemilihan Desa. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -