Angka Kecelakaan Menurun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO—Jumlah kecelakaan di Wonosobo sepanjang tahun 2013, mengalami penurunan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Penurunan angka kecelakaan sekitar 23 persen. Selain itu, jumlah korban kecelakaan juga mengalami penurunan.
Menurut Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto, jumlah kecelakaan sepanjang tahun 2013 sebanyak 295 kasus. Sementara pada tahun 2012, angka kecelakaan mencapai 386 kejadian. Dengan data ini, maka jumlah kecelakaan mengalami penurunan 91 kasus.
“Kami bersyukur, dari hasil evaluasi yang kami lakukan, kasus kecelakaan di jalan raya mengalami penurunan,”katanya.
Dengan menurunnya kasus kecelakaan, kata Agus, berpengaruh terhadap menurunnya jumlah korban. Pada tahun 2012, jumlah korban kecelakaan yang tewas sebanyak 23 orang. Sementara pada pada tahun 2013, menurun jumlah korban tewas 17 orang. “Penurunan korban jiwa ini, sekitar 26 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Sedangkan untuk korban luka berat, imbuh Agus, penurunan cukup signifikan yaitu turun 37 orang atau 45,7 persen. Pada tahun 2012 sebanyak 81 orang sementara pada 2013 sebanyak 44 orang. “Dari jumlah kecelakaan tersebut, masih didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan faktor penyebab adalah kesalahan manusia, dengan rentang usia dominan antara 16 sampai dengan 40 tahun,” jelasnya.
Selain mengevaluasi jumlah kecelakaan, Agus menyatakan, selama tahun 2013, Polres Wonosobo telah menindak 23.524 pelanggar lalu lintas. Diantara sejumlah itu, 10.988 diantaranya diberikan tilang.
“Penindakan ini, kami berikan agar pengguna jalan tertib. Sehingga tidak menambah kasus kecelakaan di jalan raya. Karena salah satu pemicu utama kecelakaan karena pengguna jalan melanggar aturan,” tandasnya.
Dikatakan, dengan data tersebut, pada 2014 ini, upaya menekan kasus kecelakaan akan terus dilakukan. Langkah yang dilakukan, dengan mengajak masyarakat membudayakan keselamatan lalu lintas sebagai kebutuhan. Di antaranya melalui sekolah, komunitas ojek, serta komunitas angkutan umum. “Semua komponen, kami ajak menjadi pelopor keselamatan lalu lintas,” pungkasnya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -