Pencuri Pecah Kaca Mobil Meresahkan

363

MAGELANG—Aksi pencurian dengan modus memcahkan kaca mobil di Kota Magelang makin mengkhawatirkan. Polisi sepertinya kesulitan mengungkap kasus ini. Bagaimana tidak di awal tahun 2014 ini, sudah ada dua kejadian. Dari kejadian itu, uang ratusaan juta raib tak berbekas.
Peristiwa pertama terjadi pada Rabu (8/1) sekira pukul 12.30 di pinggir Jalan Jenderal Sudirman. Kaca mobil Avanza milik M Umar Asrori, 25, warga Sumberejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang pecah dan uang senilai Rp 130 juta yang ada di dalam mobil raib.
Menurut Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Murdjito kasus kedua, terjadi pada Minggu (12/1) lalu di halaman parkir sebuah rumah makan di Jalan Soekarno-Hatta Kota Magelang sekitar pukul 12.30 WIB. Korban bernama Dadang Edi Rusmiantoro, 47, warga Perum Bakti Liyangan Damai Ungaran, Kabupaten Semarang.
”Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga Rp 7 juta. Jumlah itu terhitung dari isi tas yang hilang berupa 1 unit laptop Dell, 1 charger, 1 flashdisk, dan 1 modem,” beber Murdjito.
Menurutnya, aksi pencuri itu diduga dilakukan kawanan profesional. ”Sangat cepat, karena korban yang lengah setelah membeli oleh-oleh di sebuah toko makanan tahu-tahu mendapati kaca mobil sebelah kanan pecah dan uang yang ia taruh di dalam mobil hilang,” tuturnya.
Menurut pengakuan korban pertama, lanjut Murdjito, korban ke lokasi tersebut setelah mengambil uang di bank. Uang ia taruh di jok mobil bersama dokumen-dokumen penting yang juga raib.
Saat itu, korban memarkir Kijang Innovanya di lahan parkir rumah makan itu yang tidak dijaga petugas parkir. Usai makan, korban menuju mobil dan sangat terkejut ketika menemui kaca mobil bagian samping kanan belakang pecah. Setelah dicek, tas warna hitam yang ia letakan di kursi belakang sudah raib.
Hingga saat ini polisi masih memburu pelaku yang diduga merupakan komplotan itu. Pelaku bisa dipenjara 5 tahun, jika terbukti melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian.
Murdjito juga mengimbau kepada warga Magelang dan sekitarnya untuk lebih waspada dan berhati-hati ketika memarkir kendaraan dan tidak lagi menaruh barang berharga di dalam mobil. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.