Tiga Pemerkosa Siswi SMP Diringkus

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID—Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya menangkap pelaku pemerkosaan tehadap Mawar, 15, bukan nama sebenar­nya warga Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang, kemarin. Ketiganya langsung diamankan dan ditahan di sel Mapolres Magelang.
Ketiganya adalah Sapto, 19, Pa­wit, 23, Suroyo, 26, yang tak lain adalah tetangga korban. ”Mereka kita tangkap di rumah masing-masing,” kata Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono melalui Kasatreskrim AKP Saprodin, kemarin. Bersama ketiganya, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya pakaian korban dan tersangka, serta HP milik tersangka. Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiganya mengakui telah melakukan tindakan asusila itu. Hanya saja, belakangan salah satu tersangka, Sapto tak ikut memperkosa. ”Dia hanya pegang-pegang saja,” kata Saprodin.
Aksi bejat itu, kaya dia dilakukan dalam pengaruh alkohol. ”Mereka minum-minum dulu,” katanya.
Meski demikian, mereka tetap dijerat dengan UU Perlindungan Anak.
Adapun pasal yang diterapkan yaitu pasal 81 dan 82 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan minimal 3 tahun.
”Terkait dengan UU IT masih dalam penyelidikan. Kalau memang mereka terbukti ikut terlibat dalam penyebaran video melalui HP, mereka akan kita jerat dengan UU IT,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu tersangka, Pawit mengaku awlnya tidak berniat memperkosa korban yang masih duduk di bangku SMP itu. Aksi yang terjadi pada 8 Juli 2013 itu menurutnya akibat pengaruh dari minuman keras.
”Saya tidak ada niat memperkosa korban. Cuma spontan saja karena pengaruh minuman keras. Saya juga tidak ada hubungan apapun sama korban, sebatas tetangga,” jelas dia.
Dia pun menceritakan bahwa awal mula sampai terjadinya aksi pemerkosaan itu setelah korban mengirim pesan singkat dan mengajak dia mabuk. Dia pun menyanggupi dan mengajak minum minuman keras jenis ciu sebanyak 3 botol di gubug dekat sungai. Berdalih agar ramai, dua temannya juga diajak serta untuk minum miras.
”Secara tidak sadar, saya langsung merekam aksi itu pakai HP. Waktu itu korban tidak melawan,” kata Pawit.
Dia pun menolak dituduh menyebarkan video yang direkamnya. Menurutnya, video itu sudah dihapus. ”Saya tidak menyangka kalau akan tersebar. Saya menyesal,” ujarnya. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -