Pacar Digoda, Nekat Membunuh

841

TEMANGGUNG—Kepolisian Resor Temanggung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di sebuah kebun di Desa Geblog Kabupaten Temanggung, Kamis (16/1) kemarin dengan tersangka Teguh Waluyo, 20, Novi Suprihatin, 19, dan Reni Astuti, 22.
Reka ulang pembunuhan korban Dwi Widyatno, 31, warga Srondol Wetan, Banyumanik, Semarang tersebut dipimpin Kasatreskrim AKP Agung Setyo Budi Utomo dengan melakukan 51 adegan.
Reka ulang dimulai dari perencanaan pembunuhan di kamar 107 hotel Anisa Bandungan tempat Reni dan Teguh menginap dan diakhiri pemusnahan sebagian barang milik korban seperti dompet, KTP, SIM, dan beberapa nota pengambilan uang di ATM.
Rekonstruksi dengan penjagaan ketat puluhan polisi itu, korban Dwi diperankan Briptu Auliyu Khobir anggota kepolisian Polres Temanggung. Kasubbag Humas Polres Temanggung, AKP Marino, mengatakan secara keseluruhan reka ulang berjalan lancar, baik di hotel Anisa Bandungan, pertigaan Dakaran, dan di tempat eksekusi pembunuhan di perkebunan Perampelan Dusun Prandon Desa Geblog, Kecamatan Ka­loran, Temanggung.
Ia mengatakan reka ulang untuk mengetahui gambaran secara jelas kejadian dan peran masing-masing tersangka dalam pembunuhan tersebut. Latar belakang pembunuhan, kecemburuan tersangka Teguh karena pacarnya, Reni diganggu korban. Suprihatin terlibat dalam pembunuhan itu karena butuh uang dan menginginkan harta milik korban antara lain sepeda motor Vixion, uang, dan telepon seluler.
”Ada konspirasi dari para tersangka untuk menghabisi korban dengan tujuan yang berbeda. Motor korban dijual Rp 5 juta, Reni mendapat bagian Rp 1 juta, Teguh Rp1,2 juta dan sisanya Suprihatin,” katanya.
Pada rekonstruksi tersebut, pembunuhan dilakukan Suprihatin dan Teguh dengan menusuk beberapa bagian tubuh korban dengan disaksikan Reni. (zah/lis)