PGI Seleksi Lebih Awal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Bertekad Pecah Telur di PON 2016
SEMARANG – Sebanyak 17 pegolf dari berbagai daerah di Jateng mengikuti seleksi yang digelar Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jateng, 15-17 Januari ini, di Gombel Golf Semarang. Selanjutnya akan dijaring empat pegolf putra dan empat pegolf putri untuk masuk program pelatda jangka panjang menghadapi PON 2016 di Jabar.
Ke-17 pegolf seleksi kemarin terdiri atas enam pegolf putri dan 11 pegolf putra. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jateng seperti Kudus, Kota Semarang, Banyumas, Banjarnegara, dan juga Kota Magelang.
“Seleksi ini memang kami gelar lebih awal untuk mendapatkan pegolf-pegolf terbaik. Kami berharap peserta sungguh-sungguh dalam menjalani seleksi. Seandainya nanti lolos, itu sifatnya tidak abadi. Masih ada program promosi-degradasi yang digelar setiap tiga atau enam bulan sekali,” kata Sekum PGI, Mulyono Hadipranoto.
Ia menjelaskan, PGI mengeluarkan kebijakan pembatasan usia dalam seleksi ini. Usia pegolf tak boleh lebih dari 35 tahun untuk putra, dan 30 tahun untuk putri. Hal itu dilakukan agar ketika bermain di PON, yang bisa sampai empat hari tanpa jeda, pegolf dituntut tak hanya memiliki teknik bagus, melainkan juga stamina prima. Syarat kedua itu relatif bisa dipenuhi pegolf muda. “Berdasarkan pengalaman pada PON 2012, persaingan di sektor putra memang ketat, terutama dari DKI Jakarta dan Jabar. Peluang lebih besar ada di sektor putri. Persiapan harus lebih matang,” kata Mulyono.
Sementara Sekretaris II, Moga Narayudha, mengatakan KONI Jateng mendukung upaya PGI untuk pecah telur di PON Jabar 2016 mendatang. Selama ini golf belum pernah menyumbang medali di ajang PON. “Kami berharap dengan persiapan lebih dini, upaya untuk ‘pecah telur’ bisa terwujud. Ini sejalan dengan keinginan Jateng untuk naik satu peringkat di PON 2016, dari peringkat empat menjadi tiga,” kata Moga.
Namun, untuk merealisasikan target tersebut tidak mudah, harus diimbangi dengan latihan keras dan menambah jam terbang. Daerah lain, kata dia, telah bersiap sejak lama. Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi Jateng kecuali menggelar seleksi dan pelatihan dengan lebih serius. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -