Harga Daging Ayam Normal

363

TEMANGGUNG—Setelah mengalami lonjakan harga tertinggi pada perayaan Maulid Nabi Muhammad, harga komoditas daging di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Temanggung kembali ke harga normal. Penurunan harga juga diikuti dengan penurunan kuota penjualan harian para pedagang setelah mengalami lonjakan hingga tiga kali lipat.
Pedagang daging di pasar darurat Parakan, Khafidzah, 60, mengatakan, harga komoditas ayam pada pekan lalu mencapai angka tertinggi yakni Rp 30 ribu per kilogram. Namun, sejak tiga hari terakhir, harga daging mulai membaik kembali pada angka Rp 28 ribu per kilogram. “Hanya beberapa hari saja kenaikannya karena memang permintaan pembelian tinggi,” katanya.
Ia mengatakan, harga Rp 30 ribu pada pekan lalu adalah untuk jenis ayam daging. Sedangkan untuk daging campuran pada pekan lalu dijual dengan harga Rp 28 ribu yang saat ini dihargai Rp 25 ribu per kilogram. “Yang campuran kaki dan kepala kemarin dijual Rp 25 ribu sekarang harganya Rp 23 ribu satu kilonya,” terangnya.
Dewiyanti, 35, pedagang lainnya menambahkan, pada puncak kenaikan harga pekan lalu, ia mampu menjual antara 150-200 kilogram per hari. Namun, untuk beberapa hari terakhir hanya mampu menjual 20 kilogram per hari. “Sekarang kembali seperti semula, kami hanya kulakan 20 kilogram, itupun belum tentu habis,” tambahnya.
Pedagang daging lainnya, Athok, 52, menambahkan, perdagangan daging di pasar darurat Parakan cenderung sepi dibanding pasaran di Pasar Ngadirejo dan Pasar Kliwon Temanggung. Selain daging ayam, daging sapi juga kembali ke harga normal, sebelumnya harga komoditas daging sapi Rp 95 ribu per kilogram dan kini dijual dengan harga Rp 90 ribu. (zah/lis)