Hujan Deras, Satu Rumah Roboh

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG — Hujan deras yang mengguyur Batang sejak Kamis (16/1) hingga Jumat (17/1) pagi kemarin mengakibatkan satu rumah ambruk di Dukuh Dracik, Kelurahan Proyonanggan. Hujan selama dua hari disertai angin kencang.
Derasnya hujan juga menyebabkan banjir di dukuh tersebut. Puluhan rumah terendam banjir, setinggi 30 sentimeter. Padahal, sebelumnya, Dukuh Dracik, Kelurahan Proyonanggan, tidak pernah terkena banjir.
Satu rumah roboh milik Slamet Bejo, 52, warga Dukuh Dracik RT 03 RW. 04, Kelurahan Proyonanggan Selatan.
Slamet menuturkan, pada Jumat (17/1) pagi sekitar pukul 07.00, turun hujan. Angin juga berembus kencang, hingga menimbulkan suara mencekam.
”Jam 6 pagi, saya sudah khawatir angin kencang, karena atap rumah seperti mau terbang,” tutur Slamet, yang mengalami luka lecet, karena tertimpa reruntuhan genteng.
Menurut dia, tak lama setelah mendengar suara berdenyit, atap dapur rumah terbuka. Pun, atap ruang depan. Tak lama kemudian, semua bagian rumah roboh.
”Pertama atap dapur dulu yang lepas, karena terbawa angin. Anak-anak langsung lari keluar. Saya berada di dalam kamar, belum sempat lari. Saat itu, rumah langsung ambruk,” ungkap Slamet yang masih bingung mencari tempat berteduh.
Sedi Suranto,26, anak Slamet mengaku tidak sempat membawa keluar semua barang dari dalam rumah. ”Kejadiannya sangat cepat.”
Ketika mendengar suara atap dapur lepas, ia lari keluar rumah, menyelamatkan diri. ”Semua barang di dalam rumah rusak, tertimpa bangunan.”
Rumah yang ambruk berukuran 6 kali 14 meter, terbuat dari kayu sengon, bambu, dan sebagian tembok. Rumah itu sudah puluhan tahun belum diperbaiki.
Kapolres Batang AKBP Widi Atmoko memerintahkan anggotanya untuk membantu dan menyelamatkan barang-barang milik korban.
”Polres Batang juga membantu memberikan beras dan beberapa mi instan, sambil menunggu bantuan lain,” tutur Kabag Humas Polres Batang AKP Makhsus.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Yesaya Simanjuntak saat meninjau lokasi rumah roboh juga memberikan bantuan. Yaitu, berupa selimut dan terpal. Menurutnya, BPBD akan berkoordinasi dengan SKPD lain untuk memberikan bantuan. (thd/isk/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -