Mbah Sahal Kembali Dirawat di RSUP Kariadi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

RANDUSARI – Rais Am Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudz kembali masuk RSUP dr Kariadi Semarang. Pimpinan Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso, Pati itu telah dirawat di rumah sakit pemerintah tersebut sejak 12 hari yang lalu.
Kepala Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Darwito saat dikonfirmasi kemarin (17/1) membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, kondisi Mbah Sahal –sapaan akrabnya- cukup stabil dan masih dalam perawatan intensif. Meski begitu, pasien belum boleh diganggu. ”Saat ini beliau dirawat di ruang VVIP Paviliun Garuda lantai 3,” jelasnya.
Darwito menambahkan, suami Nafisah Sahal Mahfudz tersebut ditangani secara intensif oleh 5 dokter yang diketuai oleh dr Sahal Fatah, yaitu ahli bedah jantung dan kardiovaskuler RSUP dr Kariadi. ”Kita doakan saja semoga keadaannya semakin membaik,” imbuhnya.
Sementara itu, Abdul Ghaffar Rozin, 36, putra Mbah Sahal yang saat itu sedang menunggui ayahnya menceritakan, penyakit infeksi paru-paru yang diderita ayahnya kambuh lagi. Sebelumnya, pada 2 Januari 2014 ayahnya terlebih dahulu dibawa ke RSI di Pati. Sehari kemudian baru dirujuk ke RSUP dr Kariadi. ”Ini Jumat ketiga bapak dirawat di sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, beberapa pengurus pesantren dan juga para santri telah datang membesuk. Bahkan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga telah datang berkunjung. ”Tadi malam (Kamis, 16/1) sekitar pukul 22.00 Pak Ganjar datang ke sini,” imbuhnya.
Rozin menceritakan, ada kejadian menarik ketika orang nomor satu di Jawa tengah tersebut berkunjung. Saat itu kesadaran Mbah Sahal belum begitu membaik. Ayahnya mengira yang datang adalah mantan Gubernur Jateng sebelumnya yaitu Bibit Waluyo. ”Pak Bibit, saya jangan dipakai untuk kampanye,” ujar Rozin menirukan ayahnya.
Rozin mengaku belum tahu sampai kapan ayahnya akan dirawat di rumah sakit. Ia berharap semoga lekas diberi kesembuhan dan dapat kembali memimpin pondok pesantren dan juga organisasi yang dipimpinnya. (fai/ton/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -