Mbah Sahal Kembali Dirawat di RSUP Kariadi

383

RANDUSARI – Rais Am Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudz kembali masuk RSUP dr Kariadi Semarang. Pimpinan Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen Margoyoso, Pati itu telah dirawat di rumah sakit pemerintah tersebut sejak 12 hari yang lalu.
Kepala Humas RSUP dr Kariadi Semarang, Darwito saat dikonfirmasi kemarin (17/1) membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, kondisi Mbah Sahal –sapaan akrabnya- cukup stabil dan masih dalam perawatan intensif. Meski begitu, pasien belum boleh diganggu. ”Saat ini beliau dirawat di ruang VVIP Paviliun Garuda lantai 3,” jelasnya.
Darwito menambahkan, suami Nafisah Sahal Mahfudz tersebut ditangani secara intensif oleh 5 dokter yang diketuai oleh dr Sahal Fatah, yaitu ahli bedah jantung dan kardiovaskuler RSUP dr Kariadi. ”Kita doakan saja semoga keadaannya semakin membaik,” imbuhnya.
Sementara itu, Abdul Ghaffar Rozin, 36, putra Mbah Sahal yang saat itu sedang menunggui ayahnya menceritakan, penyakit infeksi paru-paru yang diderita ayahnya kambuh lagi. Sebelumnya, pada 2 Januari 2014 ayahnya terlebih dahulu dibawa ke RSI di Pati. Sehari kemudian baru dirujuk ke RSUP dr Kariadi. ”Ini Jumat ketiga bapak dirawat di sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, beberapa pengurus pesantren dan juga para santri telah datang membesuk. Bahkan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga telah datang berkunjung. ”Tadi malam (Kamis, 16/1) sekitar pukul 22.00 Pak Ganjar datang ke sini,” imbuhnya.
Rozin menceritakan, ada kejadian menarik ketika orang nomor satu di Jawa tengah tersebut berkunjung. Saat itu kesadaran Mbah Sahal belum begitu membaik. Ayahnya mengira yang datang adalah mantan Gubernur Jateng sebelumnya yaitu Bibit Waluyo. ”Pak Bibit, saya jangan dipakai untuk kampanye,” ujar Rozin menirukan ayahnya.
Rozin mengaku belum tahu sampai kapan ayahnya akan dirawat di rumah sakit. Ia berharap semoga lekas diberi kesembuhan dan dapat kembali memimpin pondok pesantren dan juga organisasi yang dipimpinnya. (fai/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.