Pemkot Tekankan Keselamatan Pekerja

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG—Pemerintah Kota Magelang menekankan kepada para pengusaha dan perusahaan untuk memprioritaskan keselamatan para pekerja. Apalagi, hal itu kerap dikesampingkan.
”Masih tingginya angka kecelakaan kerja akhir-akhir ini ditengarai karena kurang optimalnya pelaksanaan dan pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Untuk itu perlu antisipasi dan penanganan serius agar kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja lainnya tidak terulang kembali di kemudian hari,” kata Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito pada upacara bendera dikaitkan dengan peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja di halaman depan kantor Wali Kota Magelang, kemarin (17/1).
Menurutnya, K3 merupakan salah satu aspek perlindungan ketanagakerjaan, serta merupakan hak dasar dari tiap tenaga kerja. Karenanya, perlu upaya perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja melalui pelaksanaannya.
”Pelaksanaan K3 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, akan tetapi semua pihak khususnya masyarakat industri,” katanya.
Dia meminta agar semua pihak terkait bisa berperan aktif sesuai fungsi dan kewenangannya untuk melakukan upaya di bidang K3 secara terus-menerus dan berkesinambungan. ”Jadikan K3 sebagai bagian dari budaya kerja di setiap kegiatan, sehingga dapat mencegah kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja,” pintanya.
Selain itu, Sigit juga menekankan upaya peningkatan kualitas SDM. Baik melalui optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), maupun kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga diklat swasta, atau pusat diklat di perusahaan-perusahaan besar. ”Jika SDM mumpuni, kita akan siap menghadapi tantangan serta mengantisipasi kecenderungan liberalisasi dan globalisasi yang saat ini sedang berlanggsung,” tuturnya.
Dalam upacara tersebut, selain diikuti oleh para pegawai pemkot, juga dihadiri oleh perwakilan sejumlah karyawan perusahaan yang ada di Kota Magelang, BUMD dan BUMN. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -