Promosikan Karimunjawa dengan Lomba Desain

444

SEMARANG – Kelompok pegiat wisata Semarang melirik Kepulauan Karimunjawa untuk diangkat dan lebih dipopulerkan, seiring dengan kian berkembangnya tempat tersebut sebagai salah satu tujuan wisata.
Kelompok pegiat wisata Hello Karimum misalnya, baru-baru ini menggelar kompetisi desain kaos dengan tema Karimunjawa. Lomba ini menjadi salah satu cara untuk mengangkat potensi pariwisata di pulau yang masuk Kabupaten Jepara tersebut.
Pimpinan Hello Karimun Bangun Hardono mengungkapkan, lomba ini tak sekadar kemampuan mendesain, tapi juga menuntut pengetahuan dan referensi tentang Karimunjawa. Penilaiannya tidak hanya berdasarkan orisinalitas, komposisi dan estetika desain, namun juga kesesuaian obyek dengan ekosistem di lokasi serta kemudahan diterapkan di berbagai media produksi.
Ada banyak obyek yang dipilih, dari terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, dan 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat di Karimunjawa adalah elang laut dada putih, penyu sisik, penyu hijau, hiu sirip hitam dan hiu sirip putih.
Kompetisi yang digelar dari 10 Desember 2013 hingga 10 Januari 2014 ini diikuti oleh 107 peserta dengan total 174 desain. Dewan Juri yang terdiri atas dosen dan praktisi desain Godham Eko Saputro, owner Klinik Desain Adamuda, dan Bangun sendiri akhirnya memilih dua pemenang utama pada Rabu (15/1). Yakni Galih Wisudha Pratama dari Kudus dan Muhammad Fauzan Al Asyiq asal Kebumen. Masing-masing mendapatkan tiket liburan gratis ke Karimunjawa selama dua hari satu malam.
Salah satu juri, Adam Muda menyatakan, ada beberapa desain yang bagus namun tidak didukung riset. Mereka menampilkan obyek-obyek yang secara nyata tidak ada di kepulauan yang terdiri atas 27 pulau besar dan kecil ini. ”Seperti pemakaian obyek ikan hiu martil yang bukan berekosistem di Karimunjawa. Namun banyak juga desain yang menggunakan obyek sederhana tapi sarat pesan dan kuat di komposisi,” ujarnya. (dna/smu/ce1)