BPBD Bentuk Relawan Tanggap Bencana

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNTUK memantau bencana alam memasuki musim peng­hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan membentuk relawan tanggap bencana yang tersebar ditiap desa se Kota Santri. Adapun masing-masing desa terdiri dua sampai tiga relawan tanggap bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mengatakan, relawan di tiap desa untuk mempercepat informasi ketika ada bencana alam didaerah tersebut. Dengan demikian penanganan bencana segera diatasi, untuk mengantisipasi adanya korban.
Selain relawan, BPBD telah membuka Posko Pusat Pe­ngen­dalian Operasional penanggulangan bencana untuk menampung informasi dari masyarakat mengenai bencana di Seluruh Kota Santri selama 24 jam. ”Ini untuk mempermudah informasi, karena kami setiap harinya diwajibkan melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Tengah selanjutnya diteruskan ke Badan Penanggulangan Benana Nasional,” terangnya.
Bahkan, lanjut dia, tidak hanya relawan atau pusat informasi, ketika ada bencana bantuan logistik siap didistribusikan, di antaranya seperti kompor bio massa, kapal karet, makanan berupa mi instan, tenda yang kini tersimpan di gudang.
Bambang menyebutkan, sejumlah kecamatan yang tercatat se­bagai daerah rawan longsor, di antaranya Kecamatan Pe­tungkriyono, Kesesi, Lebakbarang, Kandangserang, Paning­garan, Talun, Kajen, Doro. Sedangkan daerah rawan banjir, di antaranya, Kecamatan Buaran, Karanganyar, Tirto, Sragi, Siwalan, Wonokerto, Kedungwuni, Bojong dan Wiradesa.
”Diharapkan memasuki musim hujan ini masyarakat kami minta untuk senantiasa waspada terhadap timbulnya bencana, seperti banjir, longsor ataupun angin puting beliung,” imbaunya. (yon/jpnn/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -