Permintaan Buah Meningkat 100 Persen

346

JELANG perayaan Imlek 2565 yang jatuh pada 31 Januari mendatang, permintaan buah di pasar tradisional di Solo mengalami peningkatan. Seperti yang terjadi di pasar tradisional terbaik di Jawa Tengah, Pasar Gede. Menurut sejumlah pedagang permintaan buah ini mengalami peningkatan hingga 100 persen.
“Mendekati Imlek H-7 hingga H-1 banyak yang membeli buah ke sini (Pasar Gede). Kebanyak mereka yang membeli adalah orang keturunan Tionghoa. Buah ini biasanya untuk persembahan,” kata pedagang buah Rasa Mulya, Sunardi, Sabtu (18/1).
Ia mengatakan, buah yang paling banyak dicari adalah jeruk, apel, anggur dan pir. Sementara buah naga yang identik dengan negeri Tiongkok justru kurang begitu diminati. “Jelang Imlek itu paling banyak jeruk super yang dibeli. Bahkan, bisa mencapai kwintalan jeruk. Karena jeruk ini kan di datangkan langsung dari Amerika. Jadi kualitasnya bagus dan rasanya enak,” ujarnya. Untuk harga sendiri, meski permintaan naik, namun tetap stabil.
Sementara, pedagang buah lain, Mini, 40, selama puluhan tahun berjualan buah di pasar tadisional terbesar di Kota Solo ini, mengaku menjelang Imlek jeruk yang paling banyak diburu pembeli. Meski didatangkan dari dalam negeri (lokal), yakni Semarang, Jakarta dan Yogyakarta. Jeruk yang dijualnya itu tidak kalah dengan kualitas jeruk impor. “Biasanya paling banyak yang dicari itu jeruk ponkan dan mandarin. Karena rasanya manis dan cocok sebagai hidangan dalam perayaan Imlek,” paparnya. (bib/jpnn/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.