PGK Janji Tak Masuk Ranah Politik

461

RANDUSARI – Mantan Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) Bursah Zarnubi mendirikan organisasi Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK). Bursah yang menjadi Ketua Umum DPP PGK akan melantik kepengurusan DPW PGK Jateng periode 2013- 2018 di Hotel Grasia, Semarang, Minggu (19/1). Dalam kiprahnya, PGK berjanji tidak akan masuk ke ranah politik.
PGK Jateng dipimpin Ketua Siswo Abadi dan Sekretaris Nurul Huda. Susunan kepengurusannya berisikan kader dari beragam partai seperti PPP, PDIP, dan Golkar. Adapun, peranannya sebagai organisasi perjuangan sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Menurut Nurul Huda, PGK ini akan mengembangkan berbagai potensi di masyarakat dalam rangka mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan sosial. Di tingkat nasional, PGK didirikan pada 17 Agustus 2013.
“Ormas ini mendorong terwujudnya praktek penyelenggaraan kekuasaan negara yang berkeadilan sosial,” jelasnya. Selain itu mempromosikan nilai-nilai keadilan dengan semangat kemanusiaan, persatuan, toleransi, dan gotong royong.
Pihaknya menjelaskan, pendiri sejak awal meneguhkan PGK sebagai ormas dan tidak akan menjadi partai. “Meski berdiri menjelang Pemilu, sebenarnya perencanaannya sudah sejak lama. Anggota kami terdiri dari banyak warna karenanya kami pastikan pada 2014 tidak akan condong ke partai tertentu,” ujarnya.
Pada susunan kepengurusan, Ketua Dewan Penasehat GPK Jateng adalah Iqbal Wibisono yang juga Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng. Sedangkan anggota Dewan penasehat ada delapan, termasuk kader PDIP Hendrar Prihadi yang juga Wali Kota Semarang.
Di sisi lain, Siswo Abadi menjelaskan, ormasnya ini akan turut serta memperjuangkan cita-cita kemerdekaan dan Proklamasi 17 Agustus 1945. Agenda PGK di Hotel Grasia ini bukan hanya pelantikan pengurus, melainkan juga rapat kerja. Rapat ini membahas program dan pembentukan DPC-DPC se-Jateng. (ric/ton)