Dibunuh, Tergeletak di Jalan Siliwangi

371

HANOMAN — Seorang pemuda bertato ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Siliwangi Semarang, tepatnya di pertigaan Hanoman. Korban diketahui bernama Wawan alias Conet, 20, warga Dusun Cirebon Girang RT 1 RW 2, Kelurahan Cirebon Girang, Kecamatan Tanum, Cirebon, Jabar.
Ia diduga kuat korban pengeroyokan hingga tewas. Saat diperiksa, ditemukan luka parah di kepala bagian belakang dan dada kanan akibat sabetan senjata tajam. Belum diketahui motif dan bagaimana korban tewas di pinggir jalan.
Mayat korban kali pertama ditemukan warga sekitar pukul 06.30. Di tengah guyuran hujan, warga curiga melihat sosok pemuda tergeletak di pinggir jalan. Saat didekati, ternyata seorang lelaki dengan posisi tertelungkup dan tangan berada di belakang.
”Pertama yang mengetahui warga yang kebetulan melintas,” kata Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana kepada Radar Semarang.
Sejumlah warga kemudian memeriksa lelaki yang mengenakan kemeja lengan panjang warna hitam, celana jins warna biru, serta topi warna merah putih tersebut. Betapa kagetnya warga, karena dari kepala korban keluar darah dan sudah tidak bergerak.
”Saat dicek, ternyata sudah tidak bernyawa. Orangnya berbadan kurus, kulit cokelat, dan rambut pendek,” bebernya.
Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Semarang Barat diteruskan ke Polrestabes Semarang. Begitu menerima laporan, petugas Polsek Semarang Barat dan Inafis Polrestabes Semarang langsung meluncur ke tempat kejadian perkara.
Saat polisi datang, sejumlah warga sudah berkerumun di lokasi. Setelah dilakukan olah TKP, korban kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi guna diotopsi.
Dari pemeriksaan sementara, korban mengalami luka di kepala belakang dan dada kanan. ”Identitas korban diketahui setelah dilakukan penyisiran dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga dan masih menunggu,” katanya.
Yani Permana mengaku, masih melakukan penyisiran lokasi kejadian. Sebab, kuat dugaan korban tewas akibat disabet senjata tajam di bagian kepala dan dada kanan. ”Masih diselidiki kronologi pastinya. Termasuk mencari senjata tajam yang diduga digunakan pelaku,” ujarnya. (fth/aro/ce1)