Jadwal Mundur, Renovasi Jatidiri

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KEMUNGKINAN mundurnya jadwal kompetisi Divisi Utama 2014 akan dimanfaatkan PSIS untuk merombak Stadion Jatidiri. Saat ini, stadion yang menjadi homebase PSIS tersebut memang cukup buruk kondisinya.
Direktur Utama PSIS, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi dihubungi kemarin mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan pengelola stadion milik Pemprov Jateng tersebut. “Pekan ini rencananya kita baru akan melakukan koordinasi dengan pengelola terkait dengan jadwal pemakaian. Mudah-mudahan semua akan berjalan lancar,” beber Yoyok kemarin.
Renovasi tersebut menurut Yoyok, terutama akan fokus untuk memperbaiki permukaan lapangan stadion yang dibangun tahun 1990-an tersebut. Baik itu untuk permukaan rumput maupun drainase lapangan yang saat ini sudah tidak berfungsi. “Untuk tahap awal kita fokus ke perbaikan rumput dan drainase dulu. Kalau estimasi anggaran saat ini kami hitung sekitar Rp.150 juta,” sambung Yoyok.
Mengenai waktu renovasi, pihaknya menargetkan dalam tiga minggu ke depan proses perbaikan stadion sudah bisa selesai. Sehingga saat kompetisi mendatang tim Mahesa Jenar sudah bisa menggunakan Stadion Jatidiri. “Secepatnya kami ingin merealisasikan proses renovasi itu. Sehingga kami harap nanti saat ujicoba dengan Timnas U-19 lapangan sudah bagus. Untuk sementara latihan akan kita lakukan di Stadion Citarum sembari menunggu renovasi selesai,” bebernya.
Kondisi permukaan lapangan Stadion Jatidiri saat ini memang cukup memprihatinkan. Selain bergelombang, drainase Jatidiri saat ini juga tidak berfungsi dengan baik. Seperti ketika PSIS berujicoba di bawah guyuran hujan melawan SSS, permainan tim menjadi tak menarik. Kondisi tersebut juga membuat pemain rawan cedera. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -