Jalan Rusak Picu Kecelakaan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Sistem drainase yang buruk di dalam Kota Temanggung menyebabkan sejumlah ruas jalan di kota penghasil tembakau ini mengalami kerusakan. Dampaknya, sejumlah kecelakaan terjadi akibat lubang dan genangan air. Meski demikian, sejauh ini tidak ada korban jiwa dan kecelakaan yang parah.
Herrony Priambudi, 35, pemilik usaha di Jalan MT Haryono, Pandean, mengatakan, di depan tempat usahanya terdapat lubang jalan cukup besar. Hampir setiap hari terjadi kecelakaan antara 2-3 kali karena lubang tersebut. “Kami minta agar diperbaiki. Ini lubang disebabkan air yang mengikis dari selokan yang mampet,” katanya.
Ia menceritakan, Minggu (19/1) pagi kemarin seorang ibu rumah tangga jatuh menggunakan sepeda motor tepat di depan warung susunya tersebut. Beberapa saat kemudian, kecelakaan kembali terjadi secara karambol, tiga mobil saling tubruk lantaran terjebak dalam lubang.
“Mobil paling depan Kijang terperosok lubang, dari belakang ditabrak Avanza, Avanzanya ditubruk lagi truk boks bermuatan. Ini bukan yang pertama tapi ini setiap hari,” kata pengusaha susu sapi murni ini.
Hal serupa juga terjadi di ruas Jalan Pahlawan, genangan air dan lubang menyebabkan pengendara khususnya roda dua terpeleset. Sejauh ini belum ada korban jiwa namun seringnya kecelakaan pada ruas jalur tersebut mengharuskan ada penanganan. “Airnya menggenang dan ada lubang di jalan,” kata Arief, 28, warga Kelurahan Purworejo Kecamatan Temanggung.
Pada titik lainnya, genangan air yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas terdapat di jalan Temanggung-Kedu. Ruas jalan ini paling sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan badan jalan. “Kami minta agar diperhatikan dan pengendara juga jangan ngebut-ngebut,” imbuh Nuryanto, 45, warga Desa Candisari Kecamatan Kedu. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -