Warga Kebanjiran, Bupati Studi Banding

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEJUMLAH warga korban banjir di Batang, seperti Dukuh Dracik, Kelurahan Proyonanggan, Kecamatan Batang, dan Desa Depok, Kecamatan Kandeman, menyentil sang Bupati Yoyok Rio Sudibyo.
Sejumlah korban banjir mengaku belum menerima bantuan. Satu sisi, PNS dari Pemkab yang datang, hanya sebatas melihat lokasi banjir saja.
Meski banjir di Batang tak separah di kabupaten dan Kota Pekalongan, namun banyak warga yang menjadi korban banjir butuh bantuan. Utamanya, sembako.
Sunardi, 43, warga Dukuh Dracik RT 03 RW 04, Kelurahan Proyonanggan, Kecamatan Batang, mengaku kecewa dengan Pemkab Batang. Ketika wilayah Batang kebanjiran, Bupati Yoyok Rio Sudibnyo dan jajarannya justru studi banding ke Jakarta.
Ketika warga kebanjiran dan rumahnya ambruk, yang kali pertama membantu justru dari pihak Polres. ”Sebelumnya saya sudah ke Pendopo Bupati, kata yang jaga bupati bersama kepala SKPD ke Jakarta, untuk studi banding,” tutur Sunardi.
Sedi Suranto, 26, warga Dukuh Dracik RT 03/RW 04 Kelurahan Proyonanggan Selatan yang rumahnya ambruk pada Jumat (17/1) lalu mengaku bingung, karena belum ada kepastian rumahnya akan dibantu Pemkab.
Menurut dia, Dinas Sosial belum bisa memberikan kepastian, karena harus seizin bupati. ”Saat saya tanya ke Dinsos, baru ada jawaban setelah bupati dan rombongan, pulang dari Jakarta,” kata Suranto.
Bupati Yoyok Riyo Sudibyo membenarkan dirinya pada Minggu (19/1) kemarin, studi banding ke Jakarta. Menurut dia, studi banding untuk melakukan diskusi terkait masalah-masalah investasi dan masalah yang berkaitan dengan dokumen daerah.
”Bahkan Gubernur Joko Widodo juga punya rencana melakukan kunjungan balasan ke Batang. Kunjungan kita ke Jakarta untuk studi banding,” tutur Bupati Yoyok.
Yoyok mengatakan, pada kesempatan itu, ia bersama Gubernur DKI Jowowi turun lapangan dengan mengayuh sepeda bersama untuk melihat secara langsung penataan kota dan pertamanan. (thd/isk/ce1)

Berita sebelumyaJalur Pendakian Ditutup
Berita berikutnyaPetani Krisan Waswas Cuaca
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -