Kendaraan Dinas Diperiksa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO – Bagian Umum Pemerintah Kabupaten Wonosobo, kemarin (20/1) menggelar pemeriksaan kendaraan dinas yang digunakan pegawai pemkab. Hal ini untuk memastikan bahwa kendaraan aset negara itu dalam kondisi terawat dan laik jalan. Apabila tidak terawat, kendaraan akan ditarik.
Menurut Kepala Bagian Umum Setda Wonosobo, Agus Wibowo kegiatan ini pemeriksaan kendaraan dinas, digelar rutin setiap tahun sekali, tujuannya mengecek kondisi kendaraan dinas yang dipakai oleh PNS di lingkungan Bagian Umum Setda Wonosobo.
“Apakah masih layak atau tidak, sehingga bisa menjamin keselamatan pemakai dan tidak mengganggu kelancaran kerja,”katanya.
Dijelaskan, pemeriksaan ini terhadap kondisi mesin dan surat-surat. Sehingga kelayakan dan perawatan kendaraan dinas bisa terpenuhi, mengingat jumlah kendaraan dinas, baik sepeda motor maupun mobil jumlahnya cukup banyak.
“Untuk pemeriksaan ini, baru kendaraan di Setda Wonosobo, belum termasuk kecamatan,” ujarnya.
Untuk menjamin perawatan, kata Agus, pihaknya juga melakukan pengawasan secara ketat. Tiap PNS pemegang kendaraan dinas, harus membuat surat pernyataan pemegang kendaraan, yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh tiap PNS.
”Jika ditemukan ada kendaraan yang tidak layak, karena tidak pernah dirawat oleh pemakainya atau surat-suratnya tidak lengkap, atau sudah tidak berlaku lagi kami akan menarik kendaraan yang dipakai,” tuturnya.
Lebih lanjut Agus mengatakan, hal ini dilakukan agar tercipta tertib pemakaian kendaraan, sekaligus sebagai upaya agar tiap PNS selalu menaati peraturan lalu lintas, sebab bagaimanapun juga PNS harus menjadi teladan bagi masyarakat.
“Kalau ada kendaraan yang tidak layak dan sulit diperbaiki, kami akan mengupayakan penghapusan, mengingat jika dipertahankan, akan membebani keuangan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ditambahkan Agus, saat ini tercatat jumlah kendaraan roda 2 yang ada di Bagian Umum Setda Wonosobo ada 24 kendaraan sedangkan mobil ada 27 kendaraan dari pemeriksaan tersebut ditemukan ada 4 sepeda motor dan 1 mobil yang tidak layak. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -