Longsor, 8 Rumah Rusak Berat

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN – Lantaran curah hujan yang tinggi selama seminggu terakhir, longsor terjadi pada tebing pada dua desa, yakni Desa Garungwiyoro dan Desa Luragung, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Senin (20/1) pagi. Tebing setinggi 30 meter dan lebar 40 meter menimpa rumah warga, hingga rusak berat.
Sulitnya akses jalan menuju kedua desa tersebut, menyebabkan bantuan yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan sedikit tersendat. Bahkan alat berat yang sudah disiapkan Pemda kesulitan menjangkau lokasi.
Meski tidak ada korban jiwa, namun 8 rumah warga rusak berat dan tidak bisa ditempati. Rumah warga yang rusak akibat longsor milik Tahyoni, 52, Taryat, 61 dan Amsori yang terletak di Dukuh Langkap RT 08 RW 04, Desa Luragung. Longsor juga menimpa rumah
Longsor juga terjadi, di dua Dukuh Garungkidul dan Dukuh Wiyoro, Desa Garungwiyoro, dan mengakibatkan 5 rumah rusak, yakni rumah Rahmadi, 45 dan Kartubi, 49, di Dukuh Garungkidul serta rumah milik Tomo,72, Sahroni, 38, dan Surono, 38, di Dukuh Wiyoro retak-retak karena tanahnya ambles.
Taryat mengungkapkan, tanda-tanda tebing akan runtuh sudah diketahui warga sejak Sabtu (18/1) lalu. Sejak seminggu terakhir, tebing dengan ketinggian 30 meter tersebut sudah sering longsor, namun tidak sebesar Senin (20/1) pagi. ”Warga sudah pindah terlebih dahulu, karena sudah tahu kalau longsor pada tebing di atas akan terjadi,” ungkap Taryat, yang sudah mengungsi sejak Sabtu (18/1) lalu.
Lain halnya dengan Rahmadi yang tidak sempat menyelamatkan perabotan rumah tangga ketika terjadi musibah longsor. Namun ia beserta keluarga sempat melarikan diri, ketika mendengar suara bergemuruh. Ketika hujan turun dengan deras, ia sudah waspada jika akan terjadi tanah longsor. ”Beberapa rumah tetangga, sebagian retak-retak karena tanah bergerak dan ambles,” kata Rahmadi yang mengungsi ke rumah saudaranya.
Camat Kandangserang Istiyanto membenarkan jika terjadi musibah tanah longsor di Desa Garungwiyoro dan Desa Luragung hingga mengakibatkan 8 rumah warga rusak berat. “Saat ini akses jalan menuju desa tersebut, sebagian sudah bisa dilalui,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Jatmiko menegaskan, pihaknya sudah memberikan bantuan sembako melalui Kantor Kecamatan setempat. Saat ini pihaknya sedang menyingkirkan batu dan tanah yang menutupi jalan desa agar akses masuk kembali lancar. ”Batu besar dan tanah sudah disingkirkan, akses jalan Desa Luragung dan Garungwiyoro dan Desa Klesem sudah bisa dilalui, bantuan yang mendesak seperti sembako sudah dikirim,” tegas Bambang. (thd/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -