Nama Raib di ”Surat Suara”, Caleg Protes

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PLEBURAN – Dua calon anggota legislatif (caleg) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng karena namanya tidak tercantum di surat suara pemilu 2014. Dua nama caleg DPRD Jateng dapil 1 (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga) tersebut tidak ada di surat suara yang sudah beredar luas di masyarakat.
Dua caleg PKPI tersebut adalah Ricky Ananta yang menjadi caleg nomor urut 10 dan Maesur Salim dengan nomor urut 11. Keduanya kaget namanya raib meski sudah masuk ke Daftar Calon Tetap (DCT) caleg DPRD Jateng. Merasa dirugikan namanya tidak ada, Ricky Ananta akhirnya mengadukan permasalahan tersebut di Bawaslu Jateng.
Koordinator Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo membenarkan adanya pengaduan tersebut. ”Benar, kami di Bawaslu Jateng beberapa hari yang lalu kedatangan seseorang yang bernama Ricky Ananta yang mengaku namanya tidak ada dalam surat suara yang dibawanya, dan yang bersangkutan berharap Bawaslu Jateng dapat menelusuri dan melakukan penyelesaian terhadap hal tersebut,” tandasnya.
Dia menambahkan, menindaklanjuti pengaduan tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan yang bersangkutan, termasuk juga memeriksa Kasmun Saparaus, Ketua Bappilu PKPI Jateng yang menurut keterangan Ricky sebagai orang yang mengetahui atau memberikan surat suara tersebut kepadanya. ”Dari hasil pemeriksaan terhadap Ketua Bappilu PKPI Jateng Kasmun Saparaus terungkap bahwa yang bersangkutan mendapatkan surat suara tersebut dari seseorang yang meyakinkan bahwa surat suara tersebut sama dengan yang diproduksi KPU dalam Pemilu 2014, karena ada logo KPU-nya maupun logo Pemilu 2014,” katanya.
Menurut Teguh, Kasmun mendapatkan surat suara tersebut dari membeli 1 lembar seharga Rp 3.000. Teguh juga mengutip keterangan Kasmun bahwa semakin banyak pihaknya membeli surat suara tersebut, maka harganya akan lebih murah. Surat suara tersebut diduga telah banyak menyebar di wilayah dapil 1.
Bawaslu Jateng, tambah Teguh, juga akan melakukan klarifiikasi terhadap KPU Jateng atas hilangnya 2 nama Caleg DPRD Jateng dan adanya penyebaran surat suara yang menggunakan logo KPU dan logo Pemilu 2014. ”Selasa siang (hari ini), kami akan mengklarifikasi KPU Jateng atas permasalahan hilangnya dua nama caleg tersebut dalam surat suara dan apakah surat suara yang beredar tersebut merupakan produk KPU atau bukan,” tandas Teguh.
Di sisi lain, Bawaslu Jateng juga ingin mengetahui, apakah peredaran surat suara tersebut berlatar belakang ekonomi dalam artian hanya karena ada orang atau percetakan yang akan jualan produk tetapi ceroboh tidak memasukkan nama caleg tertentu atau ada motif politik tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan pihaknya belum pernah mengeluarkan surat suara berisi nama-nama caleg. ”Memang ada beberapa permintaan tentang specimen surat suara terutama dari parpol. Kami berikan surat suara yang tidak ada nama calegnya,” katanya.
Dia menduga surat suara yang beredar tersebut bukan dari KPU. ”Di Salatiga pernah kita temukan ukurannya beda dan desainnya keliru. Kami tidak tahu siapa yang membuat,” paparnya. Joko mengungkapkan, beberapa waktu lalu perwakilan parpol dan caleg telah menandatangani dummy rancangan surat suara dan tidak ada keberatan dari mereka. Hari ini Joko akan datang ke kantor Bawaslu Jateng guna mengklarifikasi hal tersebut. (ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -