Susilo akan Tetap Bertahan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Anggap PAW-nya Tak Prosedural
MUNGKID– Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Susilo SPt menyatakan bakal mempertahankan jabatannya meski telah diberhentikan oleh gubernur Jawa Tengah. Pasalnya, dia menilai pemberhentiannya tidak sesuai aturan perundang-undangan.
“Ini bukan soal etika. Ini soal mematuhi aturan dan cara main yang telah ditetapkan oleh undang-undang,” kata Susilo.
Dia menilai gubernur Jawa Tengah telah mengambil keputusan yang salah karena diproses oleh pejabat yaang sudah tidak punya kewenangan. “Sejak saya menyatakan aktif kembali kan berarti plt sudah tidak memiliki kewenangan,” katanya.
Apalagi, seluru tahapan atau proses pemberhentiannya di DPRD tidak diproses sesuai mekanisme yang ada. “Usulaan pemberhentian saya tidak diproses melalui paripurna yang memenuhi kuorum. Persyaratannya juga tidak diverifikasi oleh sekretariat (DPRD), kemudian tidak melalui keputusan kolektif kolegial pimpinan,” ungkap Susilo.
Selain itu, kata dia, gubernur mengeluarkan surat pemberhentiannya kala kasus pemecatannya dari anggota PDI P belum memiliki keputusan hukum tetap. “Karena saya akan maju ke MA,” ungkap dia. Susilo sendiri dinyatakan kalah oleh PN Mungkid saat menggugat pemecatannya.
“Seharusnya gubernur tidak mengambil putusan yang nantinya akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Jangan membangun pemerintahan di atas kekuasaan tapi tetap mendasari aturan,” tambah dia.
Sebelumnya, Gubernur Ganjar Pranowo mengeluarkan surat pemberhentian Susilo sebagai ketua DPRD. Pemberhentian itu, merujuk surat keputusan nomor 107/4/2014.
Dengan diberhentikannya dari jabatannya itu, maka seluruh hak dan kewajiban Susilo dicabut dari DPRD Kabupaten Magelang. Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya meminta supaya seluruh proses di Kabupaten Magelang segera diselesaikan. Termasuk pelantikan bupati dan pengesahan ketua DPRD yang baru.
“Kan sekarang sudah berhenti (Susilo). Sekarang soal etika saja. Kalau tidak malu ya tidak beretika. Sekarang biar masyarkaat yang menilai,” katanya ketika berada di Magelang. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -