Kejar Target, Kerja Lembur

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN—Hujan terus-menerus disertai angin kencang di Kabupaten Semarang, membuat proyek jalan nasional kontrak berbasis kinerja (KBK) Banyumanik-Bawen dikhawatirkan molor.
Untuk menghindari molornya target penyelesaian, PT Adhi Karya (Persero) Divisi Konstruksi IV selaku pelaksana proyek, melakukan sistem kerja lembur.
Kepala Proyek KBK PT Adhi Karya, Johan Arifin mengatakan, saat ini pihaknya melakukan pengerjaan rigid pavement di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Semarang. Juga di pertigaan Undaris, di Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten semarang.
Selain di dua titik tersebut, juga dilakukan pengerjaan di depan pabrik Apac Inti Corpora hingga Pasar Harjosari, Bawen.
Kendala utama pembangunan, menurut Johan, adalah faktor cuaca. Sebab, belakangan ini hujan deras turun setiap hari, sejak pagi hingga sore.
“Kendala kami adalah hujan, tapi proyek ini harus tetap berjalan. Sehingga kami berupaya menggunakan sarana tambahan seperti tenda dan plastik penutup cor. Seperti pengerjaan di ruas di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang,” ungkap Johan, Selasa (21/1) siang.
Menurut Johan, sisa pekerjaan rigid pavement (pengecoran) di Jalan Diponegoro Ungaran—tepatnya di pertigaan menuju Undaris— tinggal satu jalur beton. Pihaknya menargetkan, minggu depan sudah bisa terselesaikan.
Selanjutnya, untuk rigid pavement sepanjang 2 kilometer di Bawen, akan dikerjakan secara bertahap. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan parah.
Sementara itu, pengaspalan jalan dilakukan untuk menyambung antar rigid pavement yang sudah dibuat. Seperti di Jalan Diponegoro Ungaran hingga depan PLN P3B Region Jawa Tengah dan DIY Jalan Jenderal Sudirman KM 23. Sedangkan pada ruas jalan yang dilebarkan, juga akan diaspal 3 lapis. Sedangkan jalan yang sudah beraspal, hanya akan diberi aspal 2 lapis saja.
“Pekerjaan rigid pavement, pelapisan aspal dan penambalan jalan akan kita kebut selagi tidak turun hujan. Kita juga turunkan tim pelayanan pemeliharaan jalan selama 24 jam secara bergantian. Sedangkan pengerjaan rigid pavement di Bawen akan dilakukan bertahap per 500 meter.” (tyo/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -