Ancam Tindak Tegas Caleg dan Parpol

359

KENDAL–Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kendal mengancam akan menindak tegas pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan. Karena itu, calon anggota legislatif (Caleg) dan partai politik (Parpol) diberikan batas waktu hingga Kamis (23/1) besok untuk menertibkan APK masing-masing.
Ketua Panwaslu Kabupaten Kendal, Supriyadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan dan mendata beragam pelanggaran kampanye. Terutama APK yang dipasang di pohon.
”Sebenarnya kami telah melaporkan temuan tersebut kepada KPUD Kendal untuk ditindaklanjuti. Namun kami akan bekerjasama dengan Satpol PP Kendal, jika APK tak kunjung dibersihkan sampai batas waktu yang ditentukan,” katanya.
Sedangkan pelanggaran APK yang terdata, tersebar di Kecamatan Boja, Cepiring, Sukorejo, dan Pageruyung. Sedangkan yang baru proses pendataan, seperti di Kecamatan Kendal, Kaliwungu, dan Weleri. ”Kami masih memberikan waktu hingga Kamis (23/1) untuk ditertibkan. Kalau sampai batas waktu tersebut belum ditertibkan, kami bersama Satpol PP akan melakukan penurunan paksa,” kata Supriyadi, kemarin.
Ketua KPUD Kendal, Wahidin Said, mengaku sudah menerima surat laporan pelanggaran APK dari Panwaslu Kendal. Laporan tersebut sudah disampaikan ke parpol terkait maupun caleg untuk menertibkan APK yang dinilai melanggar.
“Kami sudah sampaikan ke Parpol. Pada prinsipnya kami sudah menyosialisasikan Peraturan KPU nomor 15 tahun 2013 tentang alat peraga kampanye,” timpalnya.
Menurut Said, jadwal kampanye sebenarnya sudah dimulai sejak 11 Januari lalu hingga 5 April mendatang. Namun kampenya tersebut bersifat tertutup. Sementara kampanye yang digelar di panggung terbuka dan melibatkan banyak peserta, baru boleh dilaksanakan mulai 16 Maret dan berakhir pada 6 April 2014 atau tiga hari sebelum pelaksanaan pemilu legislatif. “Kami minta semua caleg dan parpol untuk menaati aturan yang diberlakukan,” katanya. (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.