Antioksidan Bantu Terapi Kanker

494

SEMARANG — Antioksidan berperan sebagai penguat imun agar sel kanker tidak berkembang. Untuk penanganan pasien kanker, antioksidan pendamping dari pengobatan utama.
”Antioksidan ini penguat imun bukan obat kanker. Jadi jangan keliru,” kata Dr dr Selamat Budijitno MSi Med SpB(K)Onk dalam seminar kesehatan bertema Peran Antioksidan dalam Penatalaksanaan Kanker di sebuah rumah sakit, baru-baru ini.
Dijelaskan, ada beberapa zat yang tidak boleh masuk ke dalam tubuh, karena bisa memicu kanker. Fungsi antioksidan ini akan membuang kelebihan zat-zat pemicu kanker yang ada di dalam tubuh. ”Kandungan antioksidan terbanyak dapat ditemui pada makanan yang mengandung vitamin A, C, E, dan karoten.”
Kendati demikian, konsumsi antioksidan sebaiknya tidak berlebihan. Melainkan, sesuai takaran. Baiknya lagi, jika antioksidan yang dikonsumsi bersifat natural. Seperti vitamin A yang didapat dari wortel, vitamin C dari buah-buahan dan lain-lain.
”Dengan mengonsumsi yang natural ini, tubuh memiliki cara alamiah bila dikonsumsi berlebihan. Seperti eneg atau buang-buang air. Sehingga tidak berbahaya. Beda halnya bila bukan yang alamiah. Tapi tetap diperbolehkan, selama dosisnya diatur oleh dokter.” (dna/isk/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.