Bupati Salurkan Bantuan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BATANG-Warga korban banjir di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Watusalit, Kalipucang Wetan dan Karangasem Utara, Kecamatan/Kabupaten Batang, mendapatkan bantuan paket sembako dari Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo, Rabu (22/1) siang kemarin. Di antaranya berupa beras, mi instan, telur, peralatan bayi dan peralatan makan. ”Bantuan ini sudah dianggarkan untuk korban banjir,” kata Bupati Yoyok sambil menyerahkan bantuan.
Kendati bantuan tersebut diberikan saat musibah banjir surut, namun ratusan warga di Kelurahan Kalipucang Wetan tetap antusias menerimanya. Mulyadi, 46, warga Kelurahan Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, mengungkapkan bahwa jika bantuan tersebut diberikan 4 hari yang lalu, tentu sangat berharga. ”Tapi sekarang diberi bantuan, ya tidak apa-apa, namanya bantuan,” ungkap Mulyadi.
Hal demikian juga dikatakan Suranti, 56, janda warga Kelurahan Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, mengaku senang menerima sejumlah alat masak dan sembako. Meski terlambat, namun sangat dia butuhkan, karena anaknya belum mengirimkan uang dari Jakarta. ”Bagi saya tidak masalah, yang penting dapat bantuan,” kata janda 3 anak ini.
Ketua PMI Kabupaten Batang, Achmad Taufik, menjelaskan bantuan yang disalurkan kepada para korban banjir berupa beras 7 ton, mi instan 175 dos, telur 60 kilogram, gula pasir 50 kilogram, peralatan bayi 27 paket dan peralatan makan 27 paket. Bantuan tersebut diserahkan di 3 kelurahan pada Kecamatan Batang, yang mengalami bencana banjir terparah, yakni Kelurahan Watusalit 500 kepala keluarga (KK), Kalipucang Wetan, 600 KK, dan Karangasem Utara 550 KK.
”Beberapa hari lalu sejak banjir surut, petugas kebersihan dan warga langsung membersihkan sampah yang menyumbat jembatan, kini air sudah lancar mengalir,” kata Achmad Taufik. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -