Longsor Cuma Ditutupi Terpal

306

MANGUNHARJO — Longsor yang melanda wilayah Lempongsari, masih belum bisa diatasi secara permanen dalam waktu dekat. Hal itu terjadi karena intensitas hujan masih cukup tinggi.
Pemkot mengklaim baru bisa melakukan penanganan sementara dengan cara menutup terpal bagian perengan yang longsor.
Seperti diketahui, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang beberapa saat lalu, menyebabkan sejumlah talut longsor. Salah satunya, di Lempongsari pada Minggu (19/1).
Wilayah Lempongsari didominasi lereng curam. Curah hujan yang tinggi, menyebabkan titik-titik rekahan. Akibatnya, talut yang ada tidak kuat menampung debit air dan menyebabkan bencana longsor.
Wali Kota Hendrar Prihadi meminta warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi wilayah dengan lereng yang cukup curam. ”Dengan kondisi Kota Semarang yang konturnya berbukit dan pesisir.”
Dikatakan, ada dua hal yang harus diperhatikan oleh seluruh warga khususnya di musim penghujan seperti ini. ”Yakni, masalah banjir dan tanah longsor,” kata wali kota yang akrab disapa Hendi ini, kemarin, usai menyerahkan bantuan.
Pihaknya berharap masing-masing warga bisa saling mengingatkan dan mewaspadai. Selain di daerah Lempongsari, bantuan juga diserahkan di daerah Kembangsari. (zal/isk/ce1)