RS Pelita Anugerah Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MRANGGEN–Tenaga kesehatan merupakan tonggak awal pelayanan kesehatan yang berbasis kompetensi di Indonesia. Dengan perkembangan dalam dunia kesehatan sekarang ini, maka rumah sakit dituntut untuk dapat memenuhi pelayanan yang maksimal. Salah satunya adalah kesiapan perawat dalam menangani kegawatdaruratan yang sering kali dihadapi oleh perawat.
Untuk itu, Rumah Sakit Pelita Anugerah yang terletak di Jalan Raya Bandungrejo Km 11,5 Mranggen, Demak, menyelenggaraan pelatihan BTCLS atau Basic Trauma Cardiac Life Support yang terakreditasi standar Kemenkes RI. Pelatihan yang dibuka oleh Direktur Utama RS Pelita Anugerah Hestu Waluyo, MKes itu berlangsung di aula lantai 1 RS setempat pada 7 -10 Januari 2014 lalu.
Pelatihan BTCLS merupakan pelatihan dasar untuk penanganan kasus kegawatdaruratan. Dalam pelatihan BTCLS, selain teori kegawatdaruratan terpadu juga ada tes praktik dan tes tertulis. Tes tertulis dan tes praktik bertujuan untuk menilai seberapa jauh kemampuan peserta dalam penanganan kasus kegawatdaruratan.
Pelatihan BTCLS tersebut mendapat sambutan sangat antusias dari peserta. Terbukti, jumlah peserta mencapai 33 orang. Mereka berasal dari lingkungan RS Pelita Anugerah, rumah sakit sekitar Kota Demak dan Kota Semarang. Peserta juga sangat antusias dalam bertanya dan mengikuti praktik.
Direktur Utama RS Pelita Anugerah Hestu Waluyo, MKes berharap lewat pelatihan tersebut tenaga kesehatan, khususnya perawat dapat memberikan pertolongan yang tepat dalam bantuan hidup dasar. “Sehingga dapat mengurangi angka kecacatan dan angka kematian pasien,” harapnya. (hm/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -