73 Kepala Dinas Janji Tak Korupsi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN — Sebanyak 73 orang pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Semarang menandatangani pakta integritas penggunaan anggaran kegiatan pemerintahan dan pembangunan.
Para pimpinan SKPD itu, berjanji akan menggunakan anggaran pembangunan dengan efisien, menghindari praktik KKN dan pembangunan tepat waktu, jumlah dan tepat sasaran. Juga patuh terhadap aturan dan tertib administrasi.
Penandatanganan dilakukan di hadapan Bupati Mundjirin dan Wabup Warnadi serta staf ahli bupati di pendapa rumah dinas bupati di Ungaran, Kamis (23/1) siang. Usai penandatangan, Bupati Mundjirin menyerahkan dokumen penggunaan anggaran (DPA).
Sebelum diteken, naskah pakta integritas dibacakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Budi Kristiono. ”Kami bersedia menanggung segala konsekuensi, jika melanggar komitmen dalam pakta integritas sesuai peraturan perundangan yang berlaku,” kata Budi.
Para pimpinan SKPD juga menyatakan siap berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan KKN di lingkungan Pemkab.
Dia juga menyatakan tidak akan menerima pemberian apa pun, termasuk suap dan lainnya yang bertentangan dengan aturan hukum.
Bupati Mundjirin meminta para pimpinan SKPD menggunakan anggaran pembangunan di instansi kerja masing-masing dengan baik.
”Manfaatkan anggaran pembangunan di instansi masing-masing dengan baik agar tepat waktu, tepat mutu dan tepat manfaat. Dengan begitu, akan dapat membentuk akuntabilitas dan transparansi kinerja di mata masyarakat,” pesan bupati.
Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Abdullah Masykur menjelaskan, belanja daerah pada tahun anggaran 2014 kali ini sebesar Rp 1.251.301.386.000.
Dana tersebut digunakan untuk menyelenggarakan 26 urusan wajib pemerintahan dan pembangunan. Semuanya dijabarkan dalam ratusan program dan ribuan kegiatan yang tertuang dalam DPA di 73 SKPD. (tyo/isk/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -