Agar Tak Rugi, Dijual Murah di Pasar Lokal

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Banjir yang terjadi di Jakarta akhir-akhir ini mulai berdampak bagi petani di wilayah Kabupaten Magelang. Pasalnya, pasokan sayur mereka terhenti karena sejumlah jalan tidak bisa dilalui.
Menurut sejumlah pedagang sayur di Magelang, akibat banjir di Jakarta, permintaan sayuran turun tajam. “Dalam sebulan terakhir ini permintaan dan harga sayuran turun drastis,” kata Wiwin, salah seorang pedagang di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, kemarin.
Dia mengatakan, pada awal Januari, dirinya sempat berhenti menghentikan pengiriman cabai ke Jakarta selama tiga hari. Saat itu, permintaan dari ibu kota nihil karena aktivitas pasar terdampak banjir.
“Karena tidak ada permintaan dari Jakarta, maka terpaksa semua pasokan cabai yang ada, hanya dijual untuk mencukupi kebutuhan pasar lokal,” ujarnya.
Dia mengaku biasanya bisa mengirimkan satu kuintal hingga lima kuintal cabai keriting dan cabai rawit merah ke Jakarta per hari.
Berkurangnya permintaan pasar ini juga menyebabkan harga cabai dan sejumlah sayuran lain, turun secara signifikan. Harga cabai keriting yang pada akhir tahun lalu masih mencapai Rp 32.000 per kilogram (kg), dalam sebulan terakhir terus turun dan sekarang menjadi Rp 25.000 per kg. Harga cabai rawit merah turun dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 17.000 per kg, dan harga sawi turun dari Rp 1.500 per kg menjadi Rp 500 per kg.
Banjir juga terus menghambat kegiatan pengiriman sayuran. Minggu lalu, Wiwin dan rekan-rekannya juga gagal mengirimkan sedikitnya satu ton cabai ke Jakarta karena truk pengangkut sayur sudah terjebak banjir di Semarang.
“Pasokan cabai yang sudah saya kemas akhirnya dikembalikan ke Kabupaten Magelang. Agar tidak bersisa busuk di kemudian hari, cabai itu saya tawarkan dengan harga rendah, separuh dari harga biasanya,” ungkapnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh pedagang lainnya, Darmi. Karena akses jalan terkendala banjir, maka kegiatan pengiriman sayuran pun membutuhkan waktu tiga jam hingga lima jam lebih lama dari biasanya.
Hal ini, menurut dia, membuat sayuran diterima di Jakarta dalam kondisi yang sudah tidak bagus karena terlalu lama di perjalanan. “Setelah sampai di Jakarta, sayuran pun akhirnya dihargai rendah karena sudah dalam keadaan layu dan tidak segar lagi,” ujarnya. Jenis sayuran yang biasa dikirim Darmi ke Jakarta adalah cabai dan kembang kol
Arief, pedagang sayuran di Kecamatan Muntilan, mengatakan, dalam dua bulan terakhir, dirinya tidak lagi menjual dan mengirim cabai ke Jakarta. Selain karena akses jalan yang terhambat banjir, kualitas hasil panen di tengah musim penghujan seperti sekarang, dinilainya tidak terlalu bagus.
“Banyak hasil panen cabai sudah dalam kondisi setengah busuk karena terserang penyakit dan terlalu sering tersiram hujan. Dengan kondisi dan kualitas semacam itu, hasil panen cabai saat ini terlalu berisiko untuk dijual ke luar kota, sehingga lebih baik dijual di pasar lokal saja,” ujarnya. Sebelumnya, dia biasa mengirim satu ton hingga dua ton cabai per hari ke Jakarta. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -