Kempo Wonosobo Juara 3 Jateng

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO – Kontingan kempo Kabupaten Wonosobo membawa pulang gelar juara tiga ajang Shorinji Kempo Antar-Pelajar II di Purworejo. Setelah bertanding cukup keras, tim mampu merebut juara umum tiga Jawa Tengah. Meski masih tertinggal dari Kota Semarang dan Surakarta, predikat ini menunjukan prestasi atlet kota dingin, meningkat.
“Kami bersyukur, kami bisa meraih juara umum tiga tingkat Jawa Tengah,”kata Ketua Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (Perkemi) Wonosobo, Sukendro Hariaji kemarin (23/1) kepada Radar Semarang.
Sukendro mengatakan, dalam ajang pertandingan yang dihelat 17-19 Januari itu, atlet kempo Wonosobo mampu menyabet medali di semua nomor. Total medali yang diraih sebanyak 5 perak dan 17 perunggu. Dibanding tahun sebelumnya, prestasi ini meningkat karena sebelumnya hanya meraih 1 emas, 3 perak dan 3 perunggu.
“Sebelumnya kami belum mendapatkan juara. Tahun ini tahun prestasi semoga terus meningkat,” katanya.
Dijelaskan, untuk tahun ini, atlet kempo Wonosobo masih kalah dengan Kota Semarang sebagai juara umum 1 dan atlet Surakarta juara umum 2. Hal ini sebagai pelecut, agar pada tahun depan Wonosobo bisa meraih juara umum satu.
“Pembinaan atlet dan konsolidasi antarpelatih akan kami tingkatkan, sehingga tahun depan bisa meraih juara umum satu,” ungkapnya.
Ditambahkan, dalam pertandingan tersebut, semua nomor lomba meliputi kelompok SD hingga SMA, atlet Wonosobo disemua nomor mendapatkan medali, seperti nomor embu pasangan putra-putri, embu pasangan campuran, dan embu beregu putra-putri, serta embu beregu campuran. Sementara, untuk nomor randori, meliputi randori putra-putri kelas 42 kg, 46 kg, 50 kg, 54 kg, 58 kg, 62 kg, dan kelas 66 kg.
“Secara merata, semua nomor dapat medali meliputi perak dan perunggu. Kami mendorong tahun depan bisa mendominasi pada medali emasnya,” tuturnya. (ali/lis)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -