MUI Mediator Ulama-Pemerintah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG—Peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain sebagai organisasi yang mengikat para tokoh agama Islam, juga harus berperan sebagai jembatan penghubung antara pemerintah dan para ulama. Hal tersebut menjadi penting untuk membentuk pola komunikasi positif dan saling mengisi untuk peningkatan pembangunan spiritualitas.
Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi dalam acara silaturahmi ulama dan umarok di Graha Bhumi Phala Temanggung. Irawan mengatakan, keberadaan MUI merupakan mitra kerja pemerintah. Oleh karena itu diharapkan MUI dapat memberikan kontribusi positif untuk kemajuan daerah sesuai perannya di bidang keagamaan. Bersatunya ulama dan pemerintah tegasnya akan menghasilkan karya nyata yang berdaya guna dan berhasil guna bagi umat.
“MUI merupakan wadah musyawarah para ulama dan cendekiawan muslim, juga sebagai wadah pewaris tugas-tugas para nabi, pemberi fatwa,pembimbing dan pelayan umat sekaligus sebagai penegak amar makruf nahi mungkar,“ katanya.
Diungkapkan seiring era reformasi seperti sekarang ini, tepat sekali bila umat senantiasa meneladani Rasulullah Nabi Muhammad SAW yang memulai reformasinya dan membangun akidah yang murni dan kokoh. Karena keberhasilan pembangunan rohani ujarnya akan menyebabkan keberhasilan pembangunan jasmani.
“Oleh karena itu peran para ulama yang tergabung dalam wadah MUI berperan aktif menawarkan ide-ide dan gagasan dalam memberikan solusi pemecahan masalah keagamaan dan kemasyarakatan melalui pendekatan dan metode dakwah yang efektif,” terangnya.
Ketua MUI Kabupaten Temanggung KH Yakub Mubarok menegaskan keberadaan MUI merupakan mitra kerja pemerintah melalui jalur keagamaan. Sebagai wadah bersatunya para ulama , MUI siap membantu dan mendukung program-program pemerintah sehingga terwujud hubungan yang harmonis antara ulama dan pemerintah.
“Implementasi di lapangan, ulama dan pemerintah bersinergi dalam mengatasi berbagai permasalahan keagamaan dan kemasyarakatan melalui pendekatan dakwah bahasa agama yang efektif dan efisien,” katanya. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -