Pejabat Pemkot Divonis 16 Bulan

348

Korupsi PBB Online DPKAD 2011
MANYARAN — Sekretaris Dinas Pertanian Kota Semarang (nonaktif) Lilik Purno Putranto harus mau menikmati hari-harinya di balik jeruji besi. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Kamis (23/1) menyatakan mantan pejabat Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang tersebut bersalah lantaran korupsi dalam proyek aplikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Online 2011.
Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhi pidana 16 bulan penjara. Majelis hakim yang dipimpin Endang Sri Widayanti juga menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Didampingi hakim anggota Hastopo dan Sinintha Yulianingsih Sibarani, Endang menyatakan Lilik terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan subsider jaksa penuntut umum.
”Yakni melanggar Pasal 3 Undang-undang (UU) nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah ditambahkan dalam UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Terdakwa terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dengan menyalahgunakan wewenang dan jabatan,” tandasnya.
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Semarang yang sebelumnya menuntut Lilik dengan pidana 18 bulan. Meski begitu, Lilik cukup beruntung sebab dia sama sekali tidak dibebani membayar uang pengganti dalam perkaranya yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 3,2 miliar.
Pertimbangan majelis hakim, lantaran Lilik tidak terbukti menikmati aliran dana proyek. Sedangkan pertimbangan putusan meringankan, Lilik bersikap sopan dan berterus terang selama persidangan. ”Hal memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas korupsi,” paparnya.
Menanggapi hal tersebut, Lilik didampingi penasihat hukumnya Adi Permana Kusumah dan Soegiarto belum dapat menyatakan sikap, apakah menerima atau menolak melalui melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Tipikor Semarang. ”Saya pikir-pikir dulu yang mulia majelis hakim,” ujar Lilik. (bud/ton/ce1)