Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Berhasil

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO – Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) tahun 2013 di Kabupaten Wonosobo dinilai telah berhasil. Sedikitnya 76 desa yang tersebar di kota dingin itu, telah mendapatkan alokasi pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat tiap desa senilai Rp 250 juta. Sebagian hasil pembangunan swakelola itu, dinilai melampaui target.
“Ada sejumlah desa yang melampaui target. Hal ini karena warga desa ikut swadaya,”kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanti kemarin (23/1).
Nurudin mengatakan, sebanyak 76 desa yang menerima alokasi PPIP itu selama setahun dalam waktu berbeda terbagi dalam tiga tahapan. Untuk tahap awal, sebanyak 3 desa, kemudian pada bulan berikutnya sebanyak 34 desa dan menjelang akhir tahun pada perubahan anggaran sebanyak 39 desa.
“Dari hasil evaluasi kami, 76 desa itu proses swakelola berhasil. Bahkan sejumlah desa ada yang melampaui target,”katanya.
Melampaui target yang dimaksud adalah ketika pada perencanaan awal, misalnya desa mengajukan betonisasi sepanjang seribu meter, namun saat realisasi malah betonisasi bertambah beberapa meter. Sumber penambahan bangunan tanpa mempengaruhi perencanaan awal.
“Namun warga menambah anggaran dengan swadaya, sehingga kualitas pembangunan bagus dan bertambah,” ujarnya.
Sesuai dengan peraturan, kata Nurudin, dalam realisasi PPIP selain melibatkan fasilitator, saat perencanaan hingga pelaksanaan dilakukan oleh masyarakat langsung. Termasuk bantuan senilai Rp 259 juta dari pemerintah langsung diterima kelompok masyarakat.
“Sejak awal, oleh bupati sudah diwanti-wanti bahwa tiap desa penerima PPIP tidak boleh ada pihak yang boleh memotong dana ini,” tandasnya.
Melihat dari hasil ini, kata Nurudin, pada tahun 2014 ini, PPIP dilanjutkan, dengan awal tahun sebanyak 3 desa. Dia berharap dengan pada bulan berikutnya akan bertambah, sehingga jumlah desa yang menerima PPIP terus bertambah seperti tahun sebelumnya.
“Tahun lalu juga awal tahun cuma tiga desa, namun pada beberapa bulan berikutnya jumlahnya bertambah mencapai 76 desa,”katanya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -