538 Caleg Rebutkan 50 Kursi Dewan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KPU Siapkan Berbagai Metode Sosialisasi
SEMARANG-Persiapan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April mendatang, terus dimatangkan oleh KPU Kota Semarang. Tercatat ada 538 calon legislatif (Caleg) dari 12 partai politik (Parpol) yang memperebutkan 50 kursi DPRD Kota Semarang. Mereka terbagi di 6 daerah pemilihan (Dapil). Sedangkan total pemilih di Kota Semarang ada 1.100.209 orang.
Ketua KPU Kota Semarang, Hendry Wahyono mengungkapkan bahwa masing-masing dapil berbeda jumlah kursi yang diperebutkan. Di dapil 1 meliputi Kecamatan Semarang Barat dan Selatan terdapat 7 kursi, di dapil 2 meliputi Kecamatan Semarang Utara, Timur dan Semarang Tengah, ada 9 kursi. Di dapil 3 meliputi Kecamatan Pedurungan, Genuk, dan Gayamsari terdapat 11 kursi. Di dapil 4 meliputi Kecamatan Tembalang dan Candisari ada 7 kursi yang diperebutkan.
Demikian juga dengan dapil 5 yang meliputi Kecamatan Banyumanik, Gunungpati, dan Gajahmungkur terdapat 9 kursi. Sementara di dapil 6 yang meliputi Kecamatan Ngalian, Mijen, dan Tugu ada 7 kursi. “Karena itu, kami berharap kepada masyarakat yang sudah memiliki hak pilih, bisa menggunakan haknya dalam pesta demokrasi mendatang,” harapnya.
Sementara itu, terkait langkah menekan angka golput (golongan putih), KPU telah menyiapkan sejumlah metode sosialisasi. Di antaranya, melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilihan umum sesuai dengan undang-undang. ”Kami juga akan melakukan sosialiasi kepada masyarakat melalui sejumlah kegiatan. Seperti jalan sehat yang akan diselenggarakan pada bulan Maret mendatang, sosialisasi saat car free day, dan melalui kotbah Jumat,” terang Hendry.
Tak hanya itu, kata Hendry, sejumlah relawan demokrasi juga akan diturunkan untuk turut melakukan sosialisasi secara sekmentasi. “Misal pemilih wanita, pemilih pemula di kalangan pelajar, kaum difabel, pemilih keagamaan dan sebagainya. Berbagai cara sosialisasi akan kami lakukan untuk menekan angka golput,” tandasnya. (zal/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -