Delegasi Undip Usung Misi Perdamaian

273

TEMBALANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang kembali mendelegasikan 10 mahasiswanya untuk menjadi peserta London International Model United Nation (LIMUN) 2014. Delegasi ini dilepas Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi didampingi Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Warsito di ruang kerja Rektor kampus Undip Tembalang, Jumat (24/1).
Warsito menyampaikan, pendelegasian ini bukan kali pertama yang dilakukan Undip dalam ajang LIMUN. Akan tetapi merupakan pendelegasian keempat dari empat tahun berturut-turut. ”Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dan diikuti lebih dari 1.500 mahasiswa dari seluruh dunia. Kegiatan ini telah diadakan setiap tahun selama 15 tahun,” jelasnya.
Warsito membeberkan, LIMUN merupakan simulasi sidang PBB yang diadakan oleh badan amal yang bekerja sama dengan Imperial College London. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun pemahaman tentang tantangan global di antara para generasi muda yang melintasi batas-batas latar belakang, budaya dan kebangsaan. ”Dengan pengetahuan, pengalaman dan hubungan diharapkan bahwa generasi muda dapat belajar menemukan solusi untuk masalah global di masa depan,” imbuhnya.
Dalam acara tersebut, lanjut Warsito, para peserta akan bersaing untuk menjadi duta bangsa yang terbaik dan memperebutkan penghargaan best delegate, most outstanding delegate, honorable mention delegate, dan best position paper. Kegiatan bertaraf Internasional ini akan mengasah bakat-bakat muda untuk menjadi diplomat yang baik dengan mempertemukan delegasi satu dengan lainnya.
Sementara itu, Sudharto menambahkan bahwa pendelegasian ini sebenarnya mengemban misi perdamaian. Di mana nantinya mereka akan bertemu teman dari berbagai negara untuk saling berbagi dan berpendapat tentang bagaimana membawa dunia ini pada sebuah kesejahteraan. ”Mereka akan mendapatkan pengalaman bagaimana saling menghargai dalam berpendapat, untuk meleburkan konflik yang ada,” ujarnya. (fai/ton/ce1)